Pasar mata uang kripto berada di wilayah yang belum dipetakan dengan potensi resesi yang akan datang. Meskipun kita belum melihat bagaimana pasar akan berperilaku selama resesi yang signifikan, kita dapat melihat ketidakstabilan ekonomi masa lalu untuk mendapatkan gambaran tentang apa yang mungkin terjadi di masa depan. Dalam periode pertumbuhan ekonomi yang melambat, mata uang kripto tidak luput dari dampaknya, sering kali mengalami kerugian hingga 75% dari nilainya. Namun, ada hikmah di masa-masa ini karena berinvestasi di titik terendah siklus ini telah menghasilkan keuntungan yang sangat besar di masa lalu.

Di satu sisi, terdapat kaum maksimalis Bitcoin yang meyakini bahwa Bitcoin adalah satu-satunya mata uang kripto yang bernilai dan akan menjadi satu-satunya aset digital yang penting di masa depan. Mereka memandang mata uang kripto lain sebagai inferior dan percaya bahwa efek jaringan Bitcoin, sebagai mata uang kripto tertua dan paling banyak digunakan, akan terus berkembang. Di sisi lain, terdapat kaum minimalis Bitcoin yang meyakini bahwa Bitcoin hanyalah awal dari industri yang sedang berkembang dan akan ada banyak aset digital yang memberikan nilai di masa depan.

Jadi, apa yang bisa kita harapkan jika resesi benar-benar terjadi? Penting untuk mempertimbangkan kinerja pasar secara keseluruhan, bukan hanya Bitcoin. Meskipun Bitcoin mungkin mengalami kerugian yang signifikan selama resesi, altcoin lain berpotensi berkinerja baik. Sebelumnya, kita telah melihat altcoin seperti Ethereum dan XRP mengungguli Bitcoin selama pasar bearish. Penting juga untuk diingat bahwa pasar mata uang kripto masih dalam tahap awal dan masih memiliki banyak ruang untuk berkembang.
Tidak ada yang bisa memprediksi masa depan, tetapi penting untuk tetap memiliki perspektif jangka panjang. Baik penganut paham maksimalis maupun minimalis sepakat bahwa teknologi di balik mata uang kripto berpotensi merevolusi industri keuangan dan menghadirkan aksesibilitas finansial bagi mereka yang sebelumnya terpinggirkan. Meskipun pasar jangka pendek mungkin mengalami pasang surut, potensi pertumbuhan pasar mata uang kripto secara keseluruhan tidak dapat disangkal.

Tentu saja, tidak semuanya indah dan menyenangkan. Ada kekhawatiran yang valid tentang skalabilitas dan konsumsi energi blockchain proof-of-work, dan penting bagi industri untuk mengatasi masalah ini. Namun, jangan lupakan faktor manusia dalam semua ini. Ketakutan, keserakahan, dan FOMO (Foreign Oversight) terlalu umum di dunia kripto dan dapat menyebabkan pengambilan keputusan yang terburu-buru. Penting untuk melakukan riset sendiri dan tidak terjebak dalam sensasi yang ada.
Pada akhirnya, baik Anda seorang maksimalis maupun minimalis, pasar mata uang kripto patut diperhatikan. Potensi pertumbuhan selama resesi, ditambah dengan teknologi revolusioner di baliknya, menjadikannya pasar yang patut dipertimbangkan. Ingatlah untuk tetap memiliki perspektif jangka panjang, lakukan riset sendiri, dan cobalah untuk tidak terlalu terjebak dalam FOMO (rasa takut ketinggalan). Dan yang terpenting, jangan lupa untuk sedikit bersenang-senang. Lagipula, tidak setiap hari Anda bisa menjadi bagian dari sesuatu yang berpotensi mengubah permainan seperti mata uang kripto.


