Saham Bank-bank Terkemuka AS Turun Seiring Pemulihan Bitcoin.

Situasi sistem perbankan Amerika saat ini mengkhawatirkan, terutama setelah krisis perbankan yang melibatkan Signature Bank, First Republic Bank, dan Silicon Valley Bank pada kuartal pertama tahun ini.

Skenario ini menimbulkan kekhawatiran bagi beberapa analis yang memperingatkan bahwa peralihan mendadak dari suku bunga yang sangat rendah ke suku bunga yang lebih tinggi hanya dalam satu tahun dapat memicu masalah bagi perbankan. Ahli ekonomi makro Lyn Alden, misalnya, telah menunjukkan bahwa situasi ini merupakan cerminan dari kemungkinan krisis dolar dan merekomendasikan untuk lebih memperhatikan Bitcoin sebagai alternatif.

Kemungkinan berlanjutnya kenaikan inflasi di Amerika Serikat, yang dapat membenarkan kebijakan moneter yang lebih ketat, masih membayangi perekonomian.

Selain itu, tampaknya tidak ada aset safe haven, bahkan bank-bank besar seperti JP Morgan Chase, Bank of America, Citigroup dan Goldman Sachs telah mengalami penurunan harian dan merupakan penurunan terburuk dalam satu tahun. Keuntungan bank terbesar kedua di Amerika ini diperkirakan menurun pada kuartal berikutnya.

Goldman Sachs, sebuah perusahaan yang sangat bergantung pada perbankan investasi, juga mengalami penurunan pendapatan pada kuartal ketiga, khususnya pada divisi manajemen aset dan kekayaan.

Saham Goldman Sachs mengalami penurunan tajam, mencatatkan kinerja terburuknya dalam setahun, dengan penurunan lebih dari 35%. Meskipun demikian, para eksekutif Goldman Sachs mengharapkan adanya perbaikan di masa depan.

JPMorgan telah mengalami serangkaian penurunan harian sejak 17 Oktober dan saat ini berada pada rekor terburuknya dalam sebulan terakhir. Citigroup juga menghadapi situasi serupa dan akan mengalami penurunan terburuk dalam lima tahun terakhir.

Sebuah tip?
ID pembayaran saya: 505358808.

#cryptonews #Criptomonedas #crypto #crypto2023 #CryptoCriss77

$BTC $ETH $BNB