Sektor real estate telah mengalami volatilitas yang luar biasa dalam sebulan terakhir, dengan harga saham perusahaan-perusahaan besar menunjukkan perubahan yang dramatis. Berikut ini adalah tinjauan lebih dekat terhadap kinerja beberapa perusahaan real estate terkemuka:
1. Vanke Co., Ltd.
Saham Vanke mengalami peningkatan tajam, melonjak dari ¥3,70 menjadi ¥14,10 sebelum turun ke ¥6,75. Vanke yang pernah dianggap sebagai pemimpin global di bidang real estat, kini berada di peringkat kelima di Tiongkok, disusul oleh perusahaan-perusahaan seperti Poly, China Resources, dan Longfor. Meskipun mengalami penurunan ini, kapitalisasi pasar Vanke tetap substansial, dengan ¥80,5 miliar di Hong Kong dan ¥107 miliar di pasar saham A di Shenzhen.
2. Grup Longfor
Demikian pula, saham Longfor Group melonjak dari ¥7,55 menjadi ¥20,20 sebelum turun kembali ke ¥12,10. Perusahaan tersebut memiliki nilai pasar saat ini sebesar ¥83,3 miliar, menempatkannya di atas Vanke dalam peringkat pasar.
3. Rongsheng Tiongkok
Saham Rongsheng mengikuti jalur yang sangat fluktuatif, naik dari ¥0,10 menjadi ¥2,20, lalu turun ke ¥0,81, menggambarkan sifat pasar real estat yang tidak dapat diprediksi.
4. Sunac China Holdings
Sunac mengalami kenaikan harga yang signifikan dari ¥0,95 menjadi ¥5,55 sebelum turun kembali ke ¥2,40, melanjutkan tren fluktuasi harga liar yang terlihat di seluruh sektor.
5. Properti R&F
R&F Properties juga mengalami lonjakan signifikan, dengan harga naik dari ¥0,65 menjadi ¥3,50 sebelum turun ke ¥1,65.
6. Zhongliang Holdings
Saham Zhongliang Holdings mengalami pasang surut, meningkat dari ¥0,08 menjadi ¥0,57 sebelum akhirnya menetap di ¥0,14, yang menggarisbawahi ketidakstabilan sektor tersebut saat ini.
Secara kolektif, ketujuh perusahaan ini merupakan bagian dari 30 perusahaan real estate teratas di negara ini. Sebagai akibat dari dinamika pasar, Vanke telah tertinggal dari para pesaing seperti Poly Development, China Resources Land, dan China Overseas Land & Investment. Kapitalisasi pasar Vanke, yang dulunya tak tertandingi, kini dibayangi oleh para pesaing ini. Misalnya:
China Overseas Land & Investment memiliki nilai pasar sebesar ¥158,5 miliar.
China Resources Land memiliki kapitalisasi pasar sebesar ¥181 miliar.
Poly Development saat ini memiliki nilai pasar sebesar ¥122,5 miliar.
Kapitalisasi pasar seluruh sektor real estat menunjukkan bagaimana Vanke yang dulu dominan telah dikalahkan, dan industri secara keseluruhan tampaknya tidak mungkin kembali ke puncaknya di tahun 2021 dalam waktu dekat.
Singkatnya, saham real estat telah menunjukkan pola yang tidak menentu, dan masa-masa gemilang kinerja pasar di masa lalu mungkin sudah berlalu. Seiring dengan perubahan valuasi dan pesaing yang semakin kuat, sektor ini tampaknya berada dalam kondisi kalibrasi ulang.
#StocksDown #StockMarketSuccess #BNBRisesTo600 #GrayscaleConsiders35Cryptos

