Apa itu pasar bullish:

1. Pasar bullish, juga dikenal sebagai pasar bullish, mengacu pada pasar sekuritas di mana harga menunjukkan tren kenaikan jangka panjang. Kecenderungan perubahan harga secara umum adalah terus meningkat, ditandai dengan kenaikan besar dan penurunan kecil.

2. Tren pasar bullish secara keseluruhan adalah naik, meskipun ada penurunan, namun tetap tinggi satu demi satu. Terdapat lebih banyak pembeli dibandingkan penjual dan permintaan melebihi pasokan. Popularitas terus meningkat.

3. Investor mempunyai keinginan yang kuat untuk mengejar harga yang lebih tinggi, jumlah pembukaan rekening baru terus meningkat, dan dana baru terus mengalir.

ps: Tidak ada standar mutlak untuk pasar bullish, beberapa orang mengatakan bahwa ketika pasar basah mulai membahas saham, itu berarti pasar bullish telah mencapai puncaknya, dan hal ini bukannya tidak masuk akal.

Sebagai pengingat, cobalah untuk menghindari operasi yang sering terjadi di pasar jangka panjang dan jangan pernah mengejar harga tinggi.

Bagaimana pasar bullish terbentuk:

1. Pasar bullish terkait dengan siklus ekonomi. Hal ini diwujudkan dalam pesatnya pertumbuhan keuntungan perusahaan selama tahap boom ekonomi dan pecahnya pasar bullish; gambaran yang paling jelas adalah pasar bullish di pasar saham Tiongkok pada tahun 2007, yang sebenarnya telah terjadi selama beberapa tahun.

2. Pasar bullish berhubungan dengan selera risiko. Hal ini terutama tercermin dalam peningkatan selera risiko investor dan keinginan untuk membeli saham dengan lebih berani yang dipicu oleh kebijakan. Contoh paling umum dari situasi ini adalah pasar saham A Tiongkok yang sedang naik daun pada tahun 2015.

3. Pasar bullish juga terkait dengan suku bunga dan inflasi. Biasanya, ketika dana relatif berlimpah dan suku bunga relatif rendah, maka akan lebih mudah untuk menghasilkan pasar bullish.

Tiga tahap pasar bullish:

Pada tahap pertama, beberapa visioner mulai percaya bahwa segala sesuatunya akan lebih baik

Pada fase kedua, sebagian besar investor menyadari bahwa kemajuan memang telah terjadi.

Pada tahap ketiga, setiap orang menegaskan bahwa segala sesuatunya akan selalu lebih baik.

Cara orang awam mengatasinya:

1. Bedakan kemampuan atau keberuntungan: Di pasar bullish, Anda bisa menghasilkan uang kapan saja. Jangan terlalu percaya diri. Ini mungkin hanya keberuntungan.

2. Perlakukan dengan tenang dan rasional, hindari mengikuti tren secara membabi buta atau sering bertransaksi dan menjual dengan untung tepat waktu, agar Anda aman.

3. Jangan gunakan leverage: Di pasar bullish, terkadang orang akan meminjam dana untuk berinvestasi. Jangan meminjam uang untuk berspekulasi di saham, dan lakukan apa yang Anda bisa.

4. Diversifikasi portofolio investasi Anda: Jangan menaruh semua telur Anda dalam satu keranjang. Kurangi risiko dengan mendiversifikasi investasi Anda.