
Michael Saylor, CEO MicroStrategy, telah membeli lebih banyak Bitcoin sebagai bagian dari strategi perusahaannya untuk menyimpan Bitcoin sebagai aset cadangan kas. Hingga 24 September 2023, MicroStrategy membeli 5.445 Bitcoin dengan harga rata-rata sekitar $27.053 per Bitcoin, yang berarti investasi sebesar $147,3 juta. Pembelian ini membuat total Bitcoin yang dimiliki MicroStrategy menjadi 158.245 BTC, yang diperoleh dengan harga rata-rata sekitar $29.582 per Bitcoin, yang setara dengan sekitar $4,68 miliar.
Saylor telah menjadi pendukung Bitcoin yang lantang, menggembar-gemborkannya sebagai emas digital dan menekankan perannya sebagai aset cadangan kas yang strategis. Ia yakin bahwa Bitcoin pada akhirnya dapat menguasai 80% pasar kripto. Bahkan dalam menghadapi pasar yang sedang lesu, Saylor tidak goyah dalam komitmennya terhadap mata uang kripto.
Keputusan Michael Saylor untuk memperoleh lebih banyak Bitcoin terkait erat dengan strategi utamanya untuk memperkuat perbendaharaan MicroStrategy dengan Bitcoin, tetapi dipengaruhi oleh beberapa faktor utama.
Pertama dan terutama, Michael Saylor, CEO MicroStrategy, secara konsisten telah memperluas kepemilikan Bitcoin-nya sebagai bagian dari strategi aset cadangan kas perusahaannya. Ia adalah pendukung setia Bitcoin, sering menyamakannya dengan emas digital dan menekankan pentingnya Bitcoin secara strategis. Dedikasinya terhadap Bitcoin tetap teguh, terlepas dari fluktuasi pasar.
Salah satu alasan kuat untuk pembelian Bitcoin Saylor baru-baru ini adalah antisipasinya terhadap kenaikan harga kripto yang akan segera terjadi. Siklus seperti itu telah diamati di pasar mata uang kripto, dan Saylor mungkin memposisikan MicroStrategy untuk memanfaatkan potensi lonjakan. Antisipasi ini semakin didorong oleh korelasi historis antara peristiwa halving Bitcoin dan kenaikan harga berikutnya. Halving Bitcoin berikutnya diperkirakan terjadi pada tahun 2024, menambah spekulasi tentang periode kenaikan harga yang akan datang.
Mosi Kepercayaan
Tindakan Saylor juga menjadi tanda kepercayaan yang signifikan terhadap Bitcoin. Ia sering dianggap sebagai tokoh terkemuka dalam dunia mata uang kripto, mirip dengan pengaruh Warren Buffett dalam saham tradisional. Investasinya senilai $4,68 miliar dalam Bitcoin merupakan pernyataan kuat tentang keyakinannya terhadap potensi jangka panjang mata uang kripto.
Tesis Investasi Bitcoin
Meskipun demikian, penting bagi investor untuk mendekati investasi mata uang kripto dengan tesis yang dipikirkan dengan matang. Daya tarik Bitcoin sebagai penyimpan nilai, karena pasokannya yang terbatas dan desentralisasi, menjadi inti dari tesis ini. Karakteristik ini bertindak sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan sistem keuangan terpusat, faktor utama yang mendorong permintaan dan pengembalian investasi yang kuat.
Meskipun Bitcoin dikenal karena volatilitasnya, perlu dicatat bahwa aset tradisional seperti emas dan perak pun mengalami fluktuasi harga yang signifikan. Seiring dengan semakin matangnya Bitcoin, ada kemungkinan nilainya akan menjadi kurang volatil seiring berjalannya waktu.
Sebagai kesimpulan, pembelian Bitcoin yang sedang dilakukan Michael Saylor terkait erat dengan keyakinannya pada Bitcoin sebagai aset cadangan kas, antisipasinya terhadap kenaikan harga kripto yang akan datang yang didorong oleh siklus halving, dan keyakinannya yang mendalam terhadap potensi jangka panjang Bitcoin. Faktor-faktor ini secara kolektif menginformasikan pendekatan strategisnya untuk mengumpulkan lebih banyak Bitcoin untuk MicroStrategy.