Salah satu alasan banyak orang ragu untuk terlibat dalam mata uang kripto adalah risiko keamanannya.

Peretas dapat mencuri mata uang kripto dengan mencuri atau menebak kata sandi Anda, meretas platform pertukaran, memikat informasi dari Anda dalam upaya phishing, dan banyak metode lainnya.

Namun, serangan yang paling umum adalah pencurian kunci pribadi dompet kripto. Mendapatkan dompet kripto berarti menerima kunci pribadi, yang harus Anda simpan dengan aman.

Meskipun kecil kemungkinan Anda bisa sepenuhnya aman dari semua kemungkinan serangan, ada banyak hal yang dapat Anda lakukan untuk mengamankan mata uang kripto dan mengurangi tingkat risiko Anda.

Bagaimana Cara Mengamankan Dompet Kripto Anda?

1. Pilih dompet kripto Anda dengan hati-hati

Dompet daring, juga dikenal sebagai "dompet panas", mudah digunakan dan tidak memerlukan investasi mahal untuk membeli perangkat keras khusus, tetapi rentan terhadap peretasan atau pencurian daring.

Jika Anda memiliki atau berencana membeli mata uang kripto dalam jumlah besar, menyimpan aset tersebut dalam dompet perangkat keras menjanjikan lebih banyak keamanan dan keselamatan dibandingkan dompet daring.

2. Selalu gunakan autentikasi dua faktor (2FA)

Tidak menggunakan 2FA untuk dompet kripto Anda terlalu berisiko. Dengan mengharuskan verifikasi sebelum terlibat dalam operasi akun seperti masuk, menarik, atau mengirim pembayaran, pada dasarnya Anda memberikan lapisan keamanan ekstra pada dana Anda.

Saat Anda mengaktifkan 2FA, Anda akan segera melihat apakah seseorang mencoba mengakses dompet Anda.

3. Ubah kata sandi Anda secara berkala, atau gunakan pengelola kata sandi

Mengingat banyaknya kasus peretasan, Anda dapat memperkirakan kredensial Anda akan diretas pada suatu saat. Membuat kata sandi yang sulit, menjaganya tetap aman, dan mengubahnya secara berkala adalah hal yang paling tidak dapat Anda lakukan.

Saat memilih kata sandi untuk dompet kripto Anda, hindari menggunakan kata sandi yang pernah Anda gunakan sebelumnya. Kata sandi sebaiknya disimpan di pengelola kata sandi, bukan di peramban (jauh lebih aman). Akan lebih baik jika Anda dapat menuliskannya daripada menggunakan perangkat lunak apa pun. Terakhir, ubah kata sandi Anda setiap enam bulan atau lebih.

Baca Juga: Strategi Manajemen Risiko Terbaik Untuk Mengurangi Risiko Di Pasar Crypto 4. Simpan frase awal Anda di tempat yang aman

Frasa benih, juga dikenal sebagai frasa pemulihan, adalah serangkaian kata yang berfungsi sebagai kata sandi utama, yang memungkinkan Anda memulihkan aset kripto Anda bahkan jika Anda lupa kata sandi, atau kehilangan ponsel atau perangkat keras Anda.

Sayangnya, tidak ada opsi "lupa kata sandi". Akibatnya, jika Anda salah meletakkan frasa awal, Anda akan kehilangan akses ke dompet Anda tanpa kecuali. Simpan frasa awal secara offline dan aman. Cukup tuliskan di selembar kertas dan simpan di tempat yang sama tempat Anda menyimpan dokumen penting.

5. Cadangkan dompet Anda secara teratur

Bagaimana jika Anda salah menaruh atau merusak perangkat Anda? Aset digital Anda mungkin hilang selamanya jika Anda belum mencadangkan dompet Anda. Mencadangkan dompet Anda memerlukan pembuatan kunci digital yang memungkinkan Anda mengakses dompet Anda jika perangkat Anda hilang atau rusak. Kunci digital ini disimpan di luar perangkat Anda. Untuk pemulihan akun yang mudah, gunakan beberapa perangkat cadangan.

6. Gunakan fitur multi-tanda tangan

Sesuai namanya, dompet multitanda tangan memerlukan otorisasi transaksi melalui beberapa kunci, yang berarti bahwa sekelompok pengguna harus menandatangani untuk menyetujui transaksi. Beberapa penyedia dompet mata uang kripto mengaktifkan fitur ini, yang mencegah pengguna yang tidak berwenang mengakses dompet tanpa tanda tangan digital yang diperlukan.

Tanpa izin tersebut, peretas tidak akan dapat mengakses dompet Anda dan mencuri aset kripto Anda. Jika Anda belum melakukannya, periksa apakah dompet Anda memiliki opsi ini.

Baca Juga: Year Ender: 10 CEO Kripto Teratas yang Keluar Tahun 2022 7. Kunci pribadi harus dijaga kerahasiaannya

Anggap kunci pribadi Anda setara dengan PIN bank Anda. Anda harus menjaganya tetap aman karena ini adalah kunci untuk uang hasil jerih payah Anda.

Menyimpan kunci pribadi secara offline merupakan salah satu cara untuk melindungi dompet dan aset Anda. Anda dapat menggunakan perangkat penyimpanan dingin atau menuliskannya di atas kertas dan menyimpannya di tempat yang aman.

8. Waspada terhadap phishing

Phishing adalah jenis serangan tertarget di mana penyerang menyamar sebagai entitas sah untuk mendapatkan informasi sensitif Anda, dan Anda akan terkejut melihat banyaknya orang yang tertipu. Untuk menghindari phishing, jangan pernah masuk ke bursa mata uang kripto Anda kecuali Anda yakin bahwa Anda berada di situs yang tepat.

Tandai tautan atau ketik URL daripada mengeklik tautan yang dikirimkan kepada Anda. Selain itu, jangan menanggapi teks, email, atau obrolan yang meminta informasi pribadi. Terakhir, selalu periksa kembali detailnya sebelum mengirim pembayaran apa pun.

Baca Juga: Bagaimana Cara Mengamankan Akun Anda di Bursa Kripto? Berikut Panduannya