Seorang wakil presiden Vident, divisi bursa mata uang virtual Bithumb, ditemukan tewas hari ini di depan kediamannya di Dongjak-gu, Seoul, Korea Selatan.

Penyidik ​​Korea Selatan sedang menyelidiki manajemen Bithumb atas dugaan penipuan dan manipulasi harga saham. Kasus ini sedang diselidiki oleh polisi. Menurut blog berita lokal Money Today, individu tersebut, yang telah diidentifikasi secara publik sebagai Tn. Park Mo, pemegang saham utama Bithumb, ditemukan tewas di kediamannya di Seoul.

Penyebab kematian saat ini belum diketahui, dan pihak berwenang sedang melakukan penyelidikan untuk menentukan keadaan seputar insiden tersebut. Polisi menyatakan bahwa kematian tersebut ditangani sebagai bunuh diri. Petugas tersebut juga mencatat bahwa analisis optometri dan CCTV di tempat kejadian menunjukkan bahwa tidak ada kemungkinan lain saat ini.

Kecurigaan telah berkembang terhadap saudara kandung Kang, yang dituduh mengumpulkan keuntungan ilegal dengan memanipulasi harga saham dan menjual obligasi konversi, serta mendirikan dana gelap dengan memeras jutaan dolar dari perusahaan yang didirikan dengan nama pinjaman.

Ada dugaan bahwa keputusan Park dipengaruhi oleh fakta bahwa saudara kandung Kang mengalihkan semua tanggung jawab atas pencurian dan manipulasi harga saham kepada orang lain.

Bithumb belum merilis pernyataan tentang masalah ini saat ini. Penyelidikan masih berlangsung, dan rincian lebih lanjut akan diberikan segera setelah tersedia.

Kasus penggelapan Kang Ji-Yeon

Park sedang diselidiki sehubungan dengan tuduhan terhadap Kang Ji-yeon, CEO pemasok kios Inbiogen, yang memiliki saham mayoritas di Vident, dan saudara kandungnya Kang Jong-hyun, yang juga sedang diselidiki.

Pada tanggal 7 Oktober, Divisi Investigasi Keuangan 2 dari Kantor Kejaksaan Distrik Selatan Seoul menggerebek dan menyelidiki bisnis-bisnis terkait seperti Vident, Inbiogen, dan Bucket Studios untuk mengungkap keadaan di balik konspirasi saudara laki-laki dan perempuan Kang untuk mencuri dari perusahaan atau memanipulasi harga saham.

Dunia kripto Korea Selatan

Tahun 2022 yang penuh gejolak mendorong pemerintah di seluruh dunia untuk lebih memperhatikan industri mata uang kripto. Pemerintah Korea Selatan, khususnya, meningkatkan minatnya pada mata uang digital dan memutuskan untuk mengaturnya.

Perlu disebutkan bahwa masalah Bithumb adalah salah satu krisis paling terkenal yang memengaruhi sektor kripto Korea Selatan. Menurut media berita lokal Newsis, 16 orang ditahan oleh petugas bea cukai Korea Selatan pada bulan Agustus karena terlibat dalam operasi valuta asing ilegal.