Binance Square
LIVE
LIVE
Crypto Trading Expert
Bullish
--534 views
Lihat asli
Apa itu saham Low Float?🤔 Saham low float mengacu pada saham suatu perusahaan yang tersedia untuk diperdagangkan oleh masyarakat umum. Untuk memahami hal ini, mari kita ambil ABC Pvt Ltd sebagai contoh. Secara total, ABC Pvt Ltd memiliki 100.000 saham. Dari ini: 1. 20.000 lembar saham dimiliki oleh pendiri perseroan. 2. 30.000 saham dimiliki oleh karyawan senior dan manajemen. 3. Sisanya sebanyak 50.000 saham diperdagangkan di pasar saham, yang berarti investor biasa dapat membeli atau menjualnya. 50.000 saham yang terbuka untuk perdagangan umum ini disebut "saham mengambang". Ketika suatu perusahaan memiliki porsi yang relatif kecil dari total sahamnya yang tersedia untuk diperdagangkan publik, maka ini disebut sebagai saham “low float”. Apakah saham low float itu baik atau buruk bukanlah jawaban universal. Beberapa investor mewaspadai saham low float karena dapat mengalami fluktuasi harga yang signifikan akibat terbatasnya pasokan dan permintaan. Namun, tingkat saham yang rendah juga dapat menunjukkan bahwa pendiri dan karyawan perusahaan memiliki keyakinan terhadap masa depan perusahaan, karena mereka memegang sebagian besar saham. Singkatnya, saham low float memiliki persentase kecil dari total saham yang tersedia untuk diperdagangkan, sehingga dapat membuat harganya lebih berfluktuasi. Investor mempertimbangkan risiko dan potensi keuntungan ketika memutuskan apakah akan berinvestasi di perusahaan tersebut.

Apa itu saham Low Float?🤔

Saham low float mengacu pada saham suatu perusahaan yang tersedia untuk diperdagangkan oleh masyarakat umum. Untuk memahami hal ini, mari kita ambil ABC Pvt Ltd sebagai contoh.

Secara total, ABC Pvt Ltd memiliki 100.000 saham. Dari ini:

1. 20.000 lembar saham dimiliki oleh pendiri perseroan.

2. 30.000 saham dimiliki oleh karyawan senior dan manajemen.

3. Sisanya sebanyak 50.000 saham diperdagangkan di pasar saham, yang berarti investor biasa dapat membeli atau menjualnya.

50.000 saham yang terbuka untuk perdagangan umum ini disebut "saham mengambang". Ketika suatu perusahaan memiliki porsi yang relatif kecil dari total sahamnya yang tersedia untuk diperdagangkan publik, maka ini disebut sebagai saham “low float”.

Apakah saham low float itu baik atau buruk bukanlah jawaban universal. Beberapa investor mewaspadai saham low float karena dapat mengalami fluktuasi harga yang signifikan akibat terbatasnya pasokan dan permintaan. Namun, tingkat saham yang rendah juga dapat menunjukkan bahwa pendiri dan karyawan perusahaan memiliki keyakinan terhadap masa depan perusahaan, karena mereka memegang sebagian besar saham.

Singkatnya, saham low float memiliki persentase kecil dari total saham yang tersedia untuk diperdagangkan, sehingga dapat membuat harganya lebih berfluktuasi. Investor mempertimbangkan risiko dan potensi keuntungan ketika memutuskan apakah akan berinvestasi di perusahaan tersebut.

Penafian: Mencakup opini pihak ketiga. Bukan nasihat keuangan. Baca S&K.
0
Balasan 1
Jelajahi berita kripto terbaru
⚡️ Ikuti diskusi terbaru di kripto
💬 Berinteraksilah dengan kreator favorit Anda
👍 Nikmati konten yang menarik minat Anda
Email/Nomor Ponsel
Kreator Terkait
LIVE
@Crypto_Trading_Expert

Jelajahi Konten Lainnya dari Kreator

--
How Dividend Rates Are Determined Dividend rates, the amount of money a company pays to its shareholders, are crucial for investors looking for income from their investments. But have you ever wondered how companies decide how much to pay out? Let's break it down in simple terms. 1. **Company Management and Approval**: First and foremost, it's the company's management, specifically the board of directors, who play a vital role in determining dividend rates. These decisions are not made haphazardly; they are carefully considered by a company's leadership. 2. **Shareholder Involvement**: Shareholders, who are the owners of the company, also have a say in the matter. The final decision on dividend rates usually requires approval from the shareholders during their annual meetings. 3. **Earnings and Profits**: Companies usually base their dividend payouts on their earnings. If a company is making a lot of money, it's more likely to pay higher dividends. However, companies must also keep some earnings to reinvest in the business for growth and development. 4. **Operational Needs**: The company's operational needs are another factor. If a company needs a substantial amount of money to run its day-to-day operations or to fund new projects, they might choose to pay lower dividends. 5. **Reserve Funds**: Companies also set aside some earnings for a rainy day. This is known as building up a reserve or retaining earnings. It serves as a safety net for unexpected expenses or economic downturns. In a nutshell, dividend rates are not fixed, and they depend on various factors including earnings, operational requirements, growth plans, and shareholder interests. Companies aim to strike a balance between rewarding shareholders and ensuring the financial health and sustainability of the business. So, when you invest in a company, it's important to understand how they manage their dividends, as it can significantly affect your returns as an investor.
--

Berita Terbaru

Lihat Selengkapnya
Sitemap
Cookie Preferences
S&K Platform