Dengan semakin majunya peradaban manusia, semakin banyak pula data yang dihasilkan. Data-data ini mungkin hilang dalam sungai waktu yang panjang, atau membeku dalam sejarah yang kita ketahui. Munculnya Internet telah membuat proses pencatatan data menjadi lebih mudah. Berbagi dapat dicapai secara efisien dan dalam skala besar. Dalam prosesnya, nilai data telah dieksplorasi dan pentingnya data menjadi penting bagi masyarakat secara keseluruhan. Dalam berita utama The Economist edisi Mei 2017, data didefinisikan sebagai “sumber daya paling berharga di dunia.”
Namun, seiring dengan semakin banyaknya data yang disimpan di Internet, masalah mendasar mulai muncul: data yang dihasilkan oleh individu menciptakan nilai, namun data tersebut bukan milik individu. Oleh karena itu, nilai yang diciptakan tidak diberikan kepada individu. Masyarakat mendambakan tatanan baru dengan otonomi yang lebih besar. Ranah data Web3 adalah jawabannya.
Namun, seiring dengan semakin banyaknya data yang disimpan di Internet, masalah mendasar mulai muncul: data yang dihasilkan oleh individu menciptakan nilai, namun data tersebut bukan milik individu. Oleh karena itu, nilai yang diciptakan tidak diberikan kepada individu. Masyarakat mendambakan tatanan baru dengan otonomi yang lebih besar. Ranah data Web3 adalah jawabannya.