• 1 Ferrari mengumumkan untuk menerima pembayaran kripto menyusul melonjaknya permintaan di kalangan investor muda.

  • 2 BitPay menjadi protokol penerimaan pembayaran mata uang kripto Ferrari untuk meningkatkan penjualannya.

  • 3 Pada tahun finansial 2022, Ferrari menjual 13.200 unit mobil mewahnya; harga rata-rata sebuah kendaraan adalah $200.000.

Produsen mobil mewah mengumumkan bahwa sekarang dan seterusnya, mereka akan mulai menerima pembayaran mata uang kripto untuk pembelian kendaraan.

Saat ini, adopsi pembayaran mata uang kripto diperbolehkan di Amerika Serikat, namun perusahaan bertujuan untuk memperluas penawarannya di Eropa.

Langkah ini dilakukan setelah permintaan kendaraan meningkat tajam. Namun Ferrari bukanlah perusahaan mobil kelas atas pertama yang menerima pembayaran dalam mata uang kripto. Tesla adalah salah satu perusahaan pertama yang mulai menerima pembayaran dalam mata uang kripto.

Enrico Galliera, Chief Marketing and Commercial Officer mengatakan langkah perusahaan ini dilakukan setelah permintaan investor muda yang menghasilkan Jutaan dari industri keuangan virtual.

Tidak semua bisnis korporat menerima mata uang kripto sebagai pembayaran karena sifatnya yang mudah berubah. Meski demikian, Ferrari ternyata mau beradaptasi sesuai tren yang ada.

Untuk menerima pembayaran dalam kripto, produsen kendaraan telah berkolaborasi dengan BitPay, sebuah prosesor kripto. Bitpay akan memungkinkan pengguna Ferrari membayar tagihan dalam koin Ethereum, Bitcoin, dan USD.

Menurut Galliera, langkah menerima pembayaran kripto akan membantu perusahaan menghubungkan klien yang lebih besar secara global dan dengan mereka yang mampu membeli Ferrari tetapi tidak memiliki cukup uang fiat.

Perusahaan tersebut mengirimkan sekitar 1800 mobil mewah ke Amerika Serikat pada paruh pertama tahun 2022. Meskipun perusahaan tidak pernah mengungkapkan pendapatannya yang dikumpulkan dari pembayaran kripto.

Apakah Ferrari Berupaya Mengurangi Emisi Karbon pada Kendaraannya?

Seringkali Ferrari menghadapi kritik keras karena kendaraan berbahan bakar bensin dengan emisi karbon yang tinggi.

Juru bicara produsen mobil Italia menyatakan bahwa perusahaan berupaya mengurangi emisi karbon dan kemungkinan besar perusahaan akan mencapai targetnya pada akhir tahun 2030.

Masalah emisi karbon cukup umum terjadi pada sebagian besar produsen kendaraan olahraga di seluruh dunia dan diyakini bahwa penggunaan bahan bakar nabati dapat membantu perusahaan menghindari emisi karbon berlebih.

Pada tahun finansial 2022, Ferrari menjual 13.200 unit mobil mewahnya; rata-rata untuk sebuah kendaraan adalah $200.000. Khususnya, perusahaan tidak akan membebankan biaya atau biaya tambahan apa pun pada pembayaran kripto.

Langkah Ferrari akan disambut baik oleh komunitas kripto. Tesla, produsen kendaraan listrik, adalah salah satu perusahaan pertama di sektornya yang menerima pembayaran mata uang kripto. Perkembangan ini menjadi pertanda baik bagi kripto.

Penafian

Pandangan dan pendapat yang dikemukakan oleh penulis, atau siapa pun yang disebutkan dalam artikel ini, hanya untuk gagasan informasional dan tidak memberikan nasihat keuangan, investasi, atau lainnya. Berinvestasi atau memperdagangkan aset kripto memiliki risiko kerugian finansial.

$BTC #Ferrari