
Politisi Republik dari Amerika Serikat baru-baru ini meluncurkan penelitian ekstensif tentang proses perekrutan kepala Komisi Sekuritas dan Bursa, Gary Gensler, untuk mengetahui bias dan preferensi politik. Investigasi oleh Komite Layanan Keuangan DPR ini akan mencari tahu apakah Gensler telah menunjuk sekutu politik untuk posisi tersebut daripada individu yang memenuhi syarat.
Yang melekat dalam penyelidikan tersebut adalah beberapa perekrutan penting yang dilakukan Gensler selama masa jabatannya yang menurut beberapa anggota Kongres mendukung apa yang mereka anggap sebagai tren kronisme politik yang jelas. Secara khusus, mereka memilih guru dan kenalan lain dari politisi Demokrat progresif yang mereka temukan dalam pemerintahan dan SEC khususnya.
Pengangkatan ini tidak berjalan baik di kalangan anggota parlemen terutama karena mereka yang diangkat dianggap telah dipekerjakan karena pengaruh politik yang dirasakan daripada karena prestasi yang merupakan faktor perekrutan berdasarkan pengujian dan pengalaman.
Keputusan Perekrutan yang Dipertanyakan
Penyelidikan terhadap perekrutan ketua SEC Gary Gensler telah dimulai sejak beberapa anggota parlemen mulai meragukan keputusan Gensler yang dapat merusak kenetralan lembaga tersebut. Sentimen ini didasari oleh keyakinan bahwa Gensler merekrut orang dengan bias politik yang jelas sehingga mengurangi kemampuan SEC untuk mengawasi pasar secara adil.
Banyak politisi berpendapat bahwa banyaknya orang yang terkait dengan politik perlu mendapat perhatian, dengan harapan bahwa Gensler mungkin mempekerjakan orang karena preferensi politiknya, bukan karena kemampuan mereka. Mereka mengingat bahwa sejumlah personel SEC dengan latar belakang progresif, termasuk mantan staf donor dan aktivis Demokrat, membuat beberapa kalangan heran, yang berujung pada kritikan atas favoritisme dalam pengangkatan pejabat tersebut, bukan karena prestasi dan kemampuan.
Gensler telah sepenuhnya membantah adanya pelanggaran, dengan menyatakan bahwa tindakannya dalam perekrutan didasarkan pada prestasi kandidat, terutama kompetensi mereka. Namun, para skeptis meragukannya dan menegaskan bahwa karena individu yang berafiliasi dengan politik lebih banyak terwakili dalam perekrutan tingkat tinggi, situasi tersebut menimbulkan rasa ketidakberpihakan. Mereka berpendapat bahwa, dengan asumsi Gensler bermaksud yang terbaik bagi lembaga tersebut, momok kronisme politik itu sendiri sudah cukup untuk merusak SEC.
Implikasi terhadap Kredibilitas SEC
Hal ini sangat penting bagi SEC karena akan memengaruhi kredibilitas dan efisiensi kerjanya jika penyelidikan semacam itu dilakukan. Jika dituduh bias politik, maka pimpinan Gensler bisa mendapat masalah serius karena ia bisa dipaksa mengundurkan diri. Selain itu, tuduhan tersebut dapat berdampak negatif pada kepercayaan masyarakat terhadap lembaga tersebut untuk menjalankan bisnis pasar secara adil dan tidak memihak. Ini adalah sudut pandang yang sangat penting dari cerita ini karena mengungkap fakta bahwa reputasi SEC dipertaruhkan dan ini menuntut perlunya memperhatikan masalah perekrutan orang penting di lembaga tersebut.
Hasil penyelidikan akan berdampak besar pada lembaga tersebut di masa mendatang, termasuk kapasitasnya untuk memberikan kepercayaan kepada publik. Selain itu, perekrutan staf dapat berubah karena penyelidikan untuk mengusulkan praktik perekrutan yang sesuai untuk lembaga tersebut, tanpa memperhatikan pengaruh politik. Sifat objektif dari keputusan dan kemampuan lembaga untuk bebas dari pengaruh politik, sangat penting untuk menjaga pasar tetap efisien dan tetap efektif bagi SEC.
Pemeriksaan khusus tersebut bertujuan untuk mengetahui apakah Gensler, kepala SEC, telah bersikap bias dalam mempekerjakan karyawan yang memiliki ideologi politik yang sama dengannya sehingga menimbulkan bias dalam organisasi. Para legislator akan memeriksa kemampuan teknis, pengalaman kerja, dan hubungan politik dari orang-orang yang ditunjuk ini serta hubungan ketenagakerjaan yang akan digunakan Gensler dan stafnya untuk mengumpulkan karyawan-karyawan ini. Dengan demikian, mereka ingin mengetahui apakah perekrutan SEC telah dipolitisasi di bawah kepemimpinan Gensler sehingga membahayakan efektivitas regulasi pasarnya.
