**Definisi CPI, CPI Inti**
Indeks harga konsumen (atau disingkat CPI, indeks harga konsumen) adalah indeks persentase yang mencerminkan perubahan relatif harga konsumen dari waktu ke waktu. Selain itu, ini juga biasa digunakan untuk menghitung inflasi.
Indeks Harga Konsumen Inti (CPI) mengukur perubahan harga barang dan jasa, tidak termasuk makanan dan energi
Harga pangan dan energi tidak termasuk dalam inflasi inti. Karena ini adalah dua produk utama, meski harga naik, permintaan tetap besar. Akibatnya, harga-harga mungkin terlalu fluktuatif atau berfluktuasi secara liar.
Cara menghitung indeks CPI:
Misalnya, pada tahun 2019 Anda membeli 15kg jeruk dan apel seharga 65rb. Namun, pada tahun 2020, harga uang oranye meningkat. 15kg jeruk dan apelnya masih sama, tapi belinya biayanya 90rb. Pada saat ini, indeks CPI akan meningkat yang mencerminkan kenaikan biaya pembelian. Indeks CPI pada tahun 2020 adalah: 100 x (90.000/65.000) = 138,46%
Indeks CPI terdiri dari 8 kelompok utama antara lain: - Makanan dan minuman - Perumahan - Fashion - Transportasi/travel - Kesehatan - Hiburan - Pendidikan dan komunikasi - Kebutuhan lainnya
Peran CPI - Menyesuaikan kriteria pendapatan untuk menerima manfaat sosial - Menyesuaikan tingkat pajak penghasilan - Menyesuaikan gaji di sektor swasta - Menyesuaikan harga sewa rumah dan tempat - Mempengaruhi keputusan kenaikan suku bunga FED
Arti CPI bagi perekonomian
Ketika indeks CPI menurun berarti penurunan harga barang atau jasa. Artinya apabila rata-rata tingkat pendapatan masyarakat tidak berubah maka akan meningkatkan kualitas hidup dan meningkatkan taraf hidup sehari-hari.
Sebaliknya, ketika indeks CPI tumbuh dengan pesat, hal ini sebagian mencerminkan bahwa harga suatu produk atau jasa sedang tumbuh dalam tren yang meningkat. Hal ini berdampak negatif pada kehidupan sehari-hari masyarakat. Secara khusus, mereka perlu membayar lebih untuk membeli barang-barang penting sementara tingkat pendapatan mereka tidak membaik.