1. Ketegangan Israel-Hamas vs. Kripto: Konflik Israel-Hamas yang sedang berlangsung telah menarik perhatian dunia, tetapi yang mengejutkan, pasar kripto tampaknya relatif tidak terpengaruh oleh pasang surutnya. Peristiwa terkini, termasuk serangan mendadak dan serangan roket, belum berdampak signifikan pada sektor kripto.

  2. Wall Street Memantau Inflasi: Wall Street memantau data ekonomi secara ketat, khususnya Indeks Harga Konsumen (IHK) dan Indeks Harga Produsen (IHP), yang mengindikasikan kenaikan inflasi sejalan dengan seruan bank sentral untuk menaikkan suku bunga. IHK, tidak termasuk makanan dan bahan bakar, diperkirakan akan naik sebesar 0,3% untuk bulan kedua berturut-turut. Selain itu, risalah rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) bulan September akan dirilis pada tanggal 11 Oktober.

  3. Pergerakan Bitcoin Whale: Seekor paus Bitcoin yang sebelumnya tidak aktif baru-baru ini memindahkan 5.000 BTC, senilai $137 juta, setelah tiga tahun tidak aktif. Aktivitas paus seperti itu sering menimbulkan kekhawatiran karena dapat memengaruhi harga Bitcoin karena potensi aksi jual besar-besaran. Namun, motif di balik pergerakan ini masih belum jelas, sehingga menimbulkan ketidakpastian tentang dampaknya terhadap nilai Bitcoin.

  4. Upbit Hadapi Upaya Peretasan: Bursa kripto Korea Selatan Upbit melaporkan peningkatan signifikan dalam upaya peretasan, dengan lebih dari 159.000 upaya pada paruh pertama tahun 2023, menandai lonjakan 1.800% dari H1 2020. Untuk meningkatkan keamanan, Upbit telah meningkatkan kepemilikannya di dompet dingin menjadi 70%. Meskipun terjadi pelanggaran pada tahun 2019, bursa tersebut tetap bebas dari peretasan, yang mendorong seruan dari para anggota parlemen agar pemerintah mengambil tindakan terhadap keamanan bursa.

  5. CFPB Pertimbangkan Regulasi Kripto: Biro Perlindungan Keuangan Konsumen (CFPB) di Amerika Serikat sedang mempertimbangkan penerapan Undang-Undang Transfer Dana Elektronik (EFTA) pada mata uang kripto untuk melindungi konsumen dari transaksi penipuan. Direktur CFPB Rohit Chopra berencana untuk memberikan panduan tentang bagaimana undang-undang transfer dana elektronik yang ada berlaku untuk kripto di tengah lonjakan peretasan platform kripto dan kasus hukum yang melibatkan perusahaan kripto.

  6. Sam Altman tentang Bitcoin: CEO OpenAI Sam Altman memuji Bitcoin sebagai langkah "super logis" dalam evolusi teknologi, dengan menyebutkan potensinya untuk memerangi korupsi dan beroperasi di luar kendali pemerintah. Dalam podcast bersama Joe Rogan, Altman mengungkapkan kekhawatirannya tentang mata uang digital bank sentral (CBDC) dan potensi pengawasannya, sementara Rogan menyatakan optimisme tentang Bitcoin yang akan menjadi mata uang universal. Keduanya mengkritik perlakuan pemerintah AS terhadap industri kripto.

  7. Tren Pasar NFT: Penjualan NFT mengalami penurunan selama tujuh minggu, dengan total transaksi minggu terakhir mencapai $66,11 juta, turun 11,65% dari minggu sebelumnya. NFT berbasis Ethereum mendominasi penjualan, dengan kontribusi sebesar 57,63% dari total. Namun, jumlah pembeli NFT meningkat sebesar 17,77%, dan jumlah penjual meningkat sebesar 15,82%. Penjualan NFT yang menonjol termasuk Cryptopunk #2367, yang terjual seharga $143.062, dan Starcraft Planets#1498milik BNB, yang dilelang seharga $32.880. Barang koleksi NFT unggulan mengalami penurunan harga dasar, yang mencerminkan tren pasar yang lebih luas.

  8. Kripto sebagai Tempat Berlindung: Konflik Israel-Hamas telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan investor tentang risiko geopolitik yang memengaruhi pasar keuangan global. Seiring meningkatnya ketegangan, permintaan akan aset tempat berlindung yang aman seperti emas dan dolar AS dapat meningkat. Kripto, yang sering disebut sebagai "emas digital", juga dapat diuntungkan karena investor mencari perlindungan selama masa-masa yang tidak menentu dan sebagai sarana untuk menjaga kekayaan dan memfasilitasi transaksi lintas batas di wilayah dengan kontrol modal atau sistem keuangan yang tidak stabil. Konflik ini menyoroti potensi kripto untuk meningkatkan investasi global dan pemberdayaan keuangan di wilayah yang dilanda krisis.

  9. Stars Arena Dieksploitasi: Platform SocialFi Stars Arena, yang dibangun di atas Avalanche (AVAX), mengalami kerugian sebesar $2,9 juta karena kerentanan kontrak pintar yang dieksploitasi oleh pelaku kejahatan. Kerentanan tersebut memungkinkan peretas memanipulasi harga tiket, yang mengakibatkan terkurasnya dana kontrak. Stars Arena secara aktif berupaya memulihkan dana yang hilang dan meningkatkan langkah-langkah keamanannya, serta berjanji untuk melanjutkan operasinya.

Penafian: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. cryptoizresearch.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.