#BTC #ETH #BNB

Lee Hardman, analis mata uang senior di MUFG, menyatakan bahwa konflik terkini di Timur Tengah, yang dipicu oleh serangan tak terduga dari Hamas terhadap Israel, kemungkinan akan menguntungkan dolar AS dalam jangka pendek. Namun, ia mencatat bahwa untuk dampak yang lebih signifikan pada pasar mata uang, perlu ada eskalasi ketegangan yang lebih substansial. Hardman yakin bahwa perkembangan saat ini mendukung dolar AS dalam jangka pendek, tetapi pengaruh yang lebih besar pada pasar valuta asing akan membutuhkan eskalasi konflik lebih lanjut. Hingga saat ini, dolar telah menguat, dengan indeks DXY menunjukkan peningkatan 0,2% pada 106,47.