📈 Indeks Amerika mengakhiri minggu ini terutama dengan pertumbuhan. S&P 500 bertambah 0,4%, Nasdaq naik 1,6%, dan Dow Jones turun 0,3%. Wall Street tetap stabil bahkan dengan kenaikan imbal hasil Treasury AS dan data pasar tenaga kerja yang kuat, meskipun inflasi dan suku bunga yang lebih tinggi dari Federal Reserve AS masih akan terjadi.

📉 Pasar Asia mengalami kerugian. MSCI AC Asia ex Japan Index kehilangan 1,2%, Nikkei turun 2,8%, Kospi - 2,3%, STI - 1,4%, Hang Seng - 1,8%. Minggu ini adalah minggu untuk mengamati data inflasi dan perdagangan dari Tiongkok dan India.

🛢️ Harga minyak naik akibat konflik di Timur Tengah. Brent berjangka naik 3,7% menjadi $87,68 per barel, WTI - hampir 4% menjadi $86,05 per barel. Ketidakpastian di Timur Tengah dan kekhawatiran terhadap pasokan minyak menyebabkan peningkatan ini, meskipun sebelumnya mengalami tren penurunan.

📉 Stok energi ramah lingkungan menurun karena transisi menuju ekonomi ramah lingkungan memerlukan lebih banyak modal dengan tingkat suku bunga yang tinggi. Misalnya, NextEra Energy dan Enphase Energy memangkas perkiraan pendapatan. Analis Bank of America menilai aksi jual saham tersebut berlebihan.
#economy #news #S&P500 #data