Para analis memperingatkan kemungkinan lonjakan tajam harga minyak pada hari Senin, dan premi risiko akan tercermin di pasar sampai jelas apakah reaksi berantai pasokan akan dimulai. Kenaikan minyak bisa terjadi jika konflik meluas hingga melibatkan AS, Iran, dan pihak lain.

Saham-saham di Timur Tengah telah kehilangan nilainya karena perang Israel dengan Hamas. Indeks TA-35 di Israel kehilangan 7%, penurunan terbesar dalam lebih dari 3 tahun. Peraturan Bursa Efek Tel Aviv menetapkan penghentian perdagangan selama 30 menit jika terjadi penurunan sebesar 8% dan penutupan bursa pada hari itu jika terjadi penurunan sebesar 12%.

Pasar lain juga mengalami penurunan, dengan EGX30 Mesir turun 5,4%, Tadawul All Share di Arab Saudi turun 1,2%, dan saham Saudi Aramco sedikit melemah. Namun, perdagangan di Arab Saudi masih stabil untuk saat ini.

Di pasar keuangan, pada pagi hari, minyak berjangka naik 3-4%, saham berjangka turun 1%, dan harga emas naik 1%. Selain itu, harga dolar dan obligasi pemerintah AS meningkat, yang mengindikasikan peningkatan permintaan terhadap aset-aset defensif. Pasar akan mengikuti perkembangan peristiwa dan kemungkinan dampaknya terhadap perekonomian dunia. 🌍📊
#economy #news