Elemen trading ada banyak, tetapi setiap trader punya logika trading yang berbeda, jadi elemen yang digunakan pun akan sangat berbeda. Ketiga elemen yang saya sebutkan hanyalah kerangka utama dari sistem trading pribadi saya. Harap jangan sampai menyesatkan kalian.
Metode trading saya sangat sederhana: trading mengikuti tren. Kalau naik, saya tidak akan short; kalau turun, saya tidak akan long—pokoknya operasi satu arah. Prinsipnya mudah: misalkan pakai contoh melempar koin. Jika lemparan pertama dan kedua menghasilkan sisi angka yang sama (misalnya kepala), lalu satu kali menghasilkan sisi berlawanan, maka saya akan mengikuti dan bertaruh pada sisi yang paling sering muncul! Jangan tanya kenapa—tahu terlalu banyak belum tentu hal yang baik!
Sistem saya dibagi menjadi: Arah, Ritme, Momentum—tiga komponen utama!
Arah: Ini adalah yang paling penting yang pertama harus dipahami saat membuka papan; Metode: menentukan arah melalui struktur + filtrasi dengan single moving average.
Ritme: Adalah pola dari pergerakan/gelombang, yaitu irama naik-turun yang digunakan terutama untuk menentukan posisi.
Momentum: adalah perbandingan kekuatan antara buy (long) dan sell (short). Ini terutama digunakan untuk sinyal masuk/keluar. Saat momentum melemah, gunakan untuk keluar; saat momentum meledak, gunakan untuk masuk.
Kenapa tidak ada manajemen posisi? Karena saya lebih banyak trading intraday, jadi bagian manajemen posisi tidak terlalu ketat. Sesuai kemampuan dana, posisi ringan maupun berat tidak masalah; yang penting hanya menggunakan ukuran posisi yang mampu ditanggung jika rugi!
Bagi saya, trading itu hanya tiga hal ini. Jangan membuatnya rumit untuk masing-masing hal; menjaga konsistensi adalah sistem yang sangat baik.