Yasin Mobarak, pendiri Dizer Capital, memperkirakan SEC akan mencabut tuntutan terhadap CEO dan Ketua Ripple.
Spekulasi muncul setelah Hakim Torres mengumumkan tanggal persidangan di tengah perkembangan lain dalam kasus SEC v. Ripple.
Kisah SEC v. Ripple: Prediksi yang Berkembang
Saat dunia kripto mengamati dengan saksama, ada spekulasi yang berkembang seputar gugatan Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) terhadap eksekutif Ripple Chris Larsen dan Brad Garlinghouse. Spekulasi yang paling utama datang dari Yasin Mobarak, pendiri Dizer Capital.

Jalinan Rumit dari Casing Ripple
Prediksi Mobarak disiarkan tak lama setelah Hakim Analisa Torres mengumumkan tanggal persidangan, yang ditetapkan pada 23 April 2024. Kasus ini muncul dari klaim SEC bahwa Garlinghouse dan Larsen, melalui Ripple Labs, secara gegabah mengizinkan distribusi XRP sebagai sekuritas yang tidak terdaftar.
Namun, sudut pandang Mobarak menggambarkan narasi yang berbeda. Ia menyarankan SEC mungkin mundur sebelum persidangan, karena melanjutkan kasus tersebut dapat secara tidak sengaja mengungkap dugaan praktik korupsinya. Untuk memahami konteks ini, penting untuk dicatat bahwa badan pengatur, terutama dalam lanskap kripto yang berkembang pesat, berjalan di atas tali yang ketat. Mereka bertujuan untuk menyeimbangkan regulasi yang adil tanpa menekan inovasi atau secara tidak sengaja mengungkap tantangan atau bias internal.
Lebih lanjut, Mobarak menekankan agenda SEC secara menyeluruh:
Dalam analisis ahlinya, dengan mencabut tuntutan, SEC dapat segera menyelesaikan kasus ini dan beralih ke banding penuh di Sirkuit Kedua, yang akan memperparah awan ambiguitas regulasi saat ini di sektor kripto.
Menambahkan lapisan pada prediksi, komentar Steven Nerayoff sebelumnya tentang keterlibatan SEC dengan Ethereum selama penjualan awal telah dikutip sebagai alasan potensial bagi SEC untuk berhati-hati. Mobarak berspekulasi Ripple mungkin mengundang Nerayoff untuk wawasan yang lebih dalam, yang dapat mengungkap transaksi SEC di masa lalu โ situasi yang mungkin ingin dihindari oleh komisi.
Keraguan Masyarakat di Tengah Spekulasi
Seperti prediksi apa pun, terutama di dunia mata uang kripto berisiko tinggi, reaksinya beragam. Banyak orang dalam komunitas XRP, termasuk influencer terkemuka Sherrie, memandang ramalan Mobarak dengan skeptis. Dia, bersama orang lain, merasa sulit membayangkan SEC mencabut tuntutan tanpa imbalan signifikan dari Ripple.
Sementara dunia kripto masih terpecah mengenai hasil ini, beberapa bulan mendatang menjelang persidangan niscaya akan mengungkap lebih banyak wawasan dan spekulasi.
*Penafian:
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi bagi para pembaca. Selalu lakukan riset independen dan gunakan dana diskresioner sebelum berinvestasi. Semua aktivitas pembelian, penjualan, dan investasi aset kripto merupakan tanggung jawab pembaca.
