Pos Ripple vs. SEC: SEC Membuang Waktu Hakim Torres dengan Cara yang Tidak Hormat muncul pertama kali di Coinpedia Fintech News

Perkembangan terkini menunjukkan bahwa pendekatan SEC mungkin akan melemah di pengadilan dalam pertarungan hukum yang sedang berlangsung antara Ripple Labs dan Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC). Hakim Distrik Analisa Torres, yang memimpin kasus ini, menolak mosi SEC untuk mengajukan banding. Menggemakan sentimen ini, influencer kripto Freddy Rispoli berpendapat bahwa keputusan Hakim Torres baru-baru ini menandakan penghinaan terhadap SEC, menuduh mereka “membuang-buang waktu” dengan “cara yang tidak sopan.”

#XRPCommunity Kemenangan besar tentu saja 7/13, tetapi ini juga cukup manis. Pilihan untuk @SECGov menyusut dengan cepat. Pendapat ini, bagi saya, dipenuhi dengan penghinaan dari J. Torres terhadap SEC karena membuang-buang waktunya dan dengan cara yang tidak sopan. Saya tetap berpendapat semuanya berjalan…1/5

– Fred Rispoli (@freddyriz) 3 Oktober 2023

Hakim Torres baru-baru ini menolak usulan SEC untuk banding interlocutory, dengan menyatakan bahwa banding tersebut tidak akan "secara material memajukan penghentian litigasi pada akhirnya." Keputusannya mencakup referensi ke "argumen yang berubah-ubah dan tidak konsisten" yang dibuat oleh SEC tentang teori hukum mereka tentang "Distribusi Lain" Ripple. Bagi pengamat seperti Rispoli, komentar seperti itu bukan sekadar bahasa hukum tetapi tanda-tanda kejengkelan dengan pendekatan SEC.

Menurut Rispoli, pernyataan hakim tersebut sangat tajam, menandakan kritik terselubung terhadap argumen SEC yang berubah-ubah. Analisis tajam ini mencerminkan pilihan SEC yang semakin sempit dan berfokus pada tindakan kontroversial komisi tersebut, khususnya yang terkait dengan kisah #HinmanEmails.

SEC Salah Penanganan

Hakim Pengadilan Distrik Torres menolak pra-mosi SEC untuk banding sela. Pertarungan hukum tampaknya telah memojokkan SEC, memaksa mereka untuk mengevaluasi kembali pendirian mereka, terutama saat mereka bersiap menghadapi persidangan yang akan datang pada bulan April 2024. Penolakan untuk mengizinkan banding ini tidak hanya memengaruhi SEC tetapi juga mendapat tanggapan dari masyarakat.

Pengamatan Rispoli tentang kesalahan penanganan SEC menemukan kesamaan yang mencolok dalam Uji Howey yang kontroversial. Hakim Torres menolak desakan SEC untuk menerapkan Uji Howey pada kasus tersebut, sehingga membatalkan salah satu argumen penting mereka. Langkah ini juga memperkuat pernyataan Rispoli tentang posisi SEC yang semakin goyah dalam pertikaian hukum ini.

Reaksi Pasar XRP

Senada dengan sentimen yang diungkapkan oleh Rispoli, pasar XRP mengalami reli 5% menyusul pengumuman penolakan mosi tersebut. Denyut positif dalam komunitas investor ini merupakan lambang semangat yang meningkat di antara para pendukung Ripple, tetapi juga memberikan bayangan tentang apa yang mungkin terjadi menjelang persidangan tahun 2024.

Dengan adanya tokoh berpengaruh seperti Freddy Rispoli yang menyuarakan sentimen masyarakat, SEC mungkin perlu memikirkan kembali strateginya jika ingin mendapatkan kembali kepercayaan publik dan peradilan. Saat kasus ini mendekati tanggal persidangan tahun 2024, semua mata akan tertuju pada bagaimana SEC menyesuaikan pendekatannya untuk menghindari "pemborosan waktu" dalam apa yang telah menjadi pertarungan hukum yang sangat disorot dan mendapat sorotan.