• Delapan bisnis penambangan kripto yang signifikan dilaporkan mengirimkan surat terbuka kepada Presiden.

  • Surat tersebut menyatakan bahwa masalahnya berasal dari pilihan para pengambil kebijakan untuk menaikkan pajak.

Kazakhstan adalah pasar terbesar ketiga di dunia untuk tingkat hash penambangan Bitcoin, dan bisnis penambangan kripto lokal telah menyatakan keprihatinannya mengenai tingginya biaya energi yang harus ditanggung presiden negara tersebut. Apalagi, sesuai surat tersebut, mereka telah menghentikan aktivitasnya.

Delapan bisnis penambangan kripto yang signifikan dilaporkan mengirimkan surat terbuka kepada Presiden Kassym-Jomart Tokayev, seperti dilansir media lokal. Menurut surat itu, peningkatan biaya energi bagi para penambang telah menciptakan “situasi yang sangat menyedihkan” bagi bisnis penambangan kripto Kazakh.

Menurut surat itu:

“Hingga hari ini, semua pelaku industri utama telah menghentikan kegiatan mereka dan berencana untuk sepenuhnya menghentikan bisnis mereka di Republik Kazakhstan pada akhir tahun.”

Ambang Keruntuhan

Para eksekutif perusahaan yang menandatangani surat tersebut berpendapat bahwa kondisi harga saat ini melemahkan upaya pemerintah untuk mengatur sektor mata uang kripto secara keseluruhan, dan khususnya sektor pertambangan.

Surat tersebut menunjukkan bahwa masalahnya bermula dari keputusan para pembuat kebijakan untuk menaikkan pajak listrik yang digunakan oleh penambang mata uang kripto. Akibat pajak tersebut, negara ini telah tertinggal jauh dari negara-negara penghasil mata uang kripto terkemuka lainnya seperti AS, dan sektor ini berada di ambang kehancuran.

Pada 1 Januari 2022, negara tersebut memberlakukan pajak baru untuk penambangan digital, yang bergantung pada jumlah daya yang digunakan oleh operasi penambangan. Kekhawatiran nasional terhadap penggunaan jaringan listrik yang kurang dikenai pajak oleh para penambang kripto memicu peraturan tersebut.

Penambang di Kazakhstan membayar rata-rata $0,12 per kilowatt jam (kWh) sebelum pajak, yang jauh lebih murah daripada rata-rata $0,24 per kWh di Amerika Serikat.

Berita Kripto yang Disorot Hari Ini:

Peluncuran ETF Ether Futures Volatility Shares yang Sangat Dinantikan Ditunda