Sergey Nazarov, pencipta Chainlink, baru-baru ini berbagi pemikirannya tentang potensi adopsi massal mata uang kripto, terutama dalam konteks sistem perbankan yang sedang gagal.

Sergey Nazarov dikenal sebagai salah satu pendiri Chainlink Labs, tempat ia menghabiskan hampir empat tahun membantu mengembangkan kontrak pintar hibrida. Sebelum Chainlink, ia mendirikan SmartContract, sebuah perusahaan yang menghubungkan kontrak pintar dengan data eksternal dan pembayaran bank. Nazarov juga berperan dalam Secure Asset Exchange, sebuah platform terdesentralisasi untuk pembagian pendapatan secara real-time. Selain itu, ia adalah Mitra Umum di QED Capital, yang berfokus pada modal ventura untuk tim teknologi di Rusia dan Eropa Timur. Dengan pengalaman dalam modal ventura dan teknologi blockchain, Nazarov merupakan pemain penting dalam sektor mata uang kripto dan kontrak pintar.

Menurut laporan dari The Daily Hodl, dalam sebuah wawancara baru-baru ini di podcast Bankless, Nazarov menguraikan dua kemungkinan skenario yang dapat terjadi untuk sektor kripto dan blockchain dalam dekade berikutnya.

Nazarov memaparkan dua skenario yang saling bertentangan untuk masa depan kripto. Yang pertama, yang ia sebut sebagai “slow case” (skenario lambat), melibatkan industri kripto dan teknologi yang mendasarinya terus berkembang dengan kecepatan yang sama seperti saat ini. Pertumbuhan bertahap ini secara perlahan akan mengalihkan nilai dari sistem keuangan tradisional.

Skenario kedua, yang oleh Nazarov dinamai “fast case” (skenario cepat), jauh lebih dramatis. Ia membayangkan runtuhnya sistem keuangan tradisional secara cepat, yang mengarah pada penderitaan finansial yang meluas. Hal ini akan memaksa orang untuk mengakui keunggulan sistem uang berbasis kriptografi yang menawarkan transaksi yang dapat diverifikasi.

Dalam skenario “fast case” Nazarov, kehancurannya akan begitu parah sehingga tidak bisa diatasi dengan intervensi pemerintah. Kehancuran seperti itu akan menimbulkan kesulitan finansial yang signifikan bagi masyarakat, meningkatkan ketegangan politik, serta masalah internasional. Nazarov berpendapat bahwa hal ini akan membuat orang menyadari kerapuhan sistem keuangan yang ada dan membuat dunia yang aman secara kriptografis menjadi sangat menarik.

Ia juga menjelaskan bahwa setiap entitas yang tidak menawarkan jaminan kriptografis untuk transaksi ekonomi akan berada dalam posisi yang kurang menguntungkan di dunia seperti itu. Menurut Nazarov, tidak menjadi bagian dari “verifiable web” (jaringan yang dapat diverifikasi) akan sama saja seperti tidak berada di internet.

Meskipun skenario “slow case” terjadi, Nazarov meyakini bahwa industri kripto berada pada jalur menuju kapitalisasi pasar sebesar $10 triliun. Ia menyarankan bahwa jalur ini telah ditetapkan ketika industri menembus angka $200 miliar.