Tren Bitcoin terkini sejalan dengan pergerakan parabola pada tahun 2020.
Penggemar kripto memperdebatkan kemiripan kondisi Bitcoin saat ini dengan kenaikan sebelumnya.
“Untuk pertama kalinya dalam sejarah, persamaan dengan kenaikan sebelumnya terlihat sangat jelas,” kata seorang analis.
Dengan Bitcoin yang menggemakan pergerakan masa lalunya, komunitas kripto berspekulasi apakah sejarah akan terulang kembali atau apakah pasar memberi sinyal perubahan yang berbeda.
Paralel Antara 2020 dan 2023

Kecenderungan pasar kripto terhadap pola selalu menjadi topik analisis, dengan tren Bitcoin terkini mengingatkan banyak orang akan perilakunya di tahun 2020. Pola distributif yang dapat dikenali pada titik tertinggi dan penembusan tren turun serupa telah menimbulkan kekhawatiran. Beberapa pihak menyatakan bahwa kesesuaian jangka waktu meningkatkan kredibilitas pola tersebut. Namun, apakah langkah kedelapan akan menyimpang dari pola atau mengikuti preseden?
Perbedaan Penting dalam Perilaku Pasar
Terlepas dari kemiripan yang jelas, tahun 2023 menunjukkan sedikit perbedaan dibandingkan tahun 2020. Pada tahun 2020, Bitcoin menelusuri kembali ke zona hijau pada pergerakan keempatnya, sedangkan pada tahun 2023, pergerakan ketujuh Bitcoin menunjukkan penurunan yang signifikan, menguji ulang zona pergerakan kelima dan kedua. Varians ini menunjukkan harga tertinggi dan terendah lateral kali ini. Selain itu, pasar mengalami pergerakan keenam yang lebih rendah pada tahun 2023 dibandingkan tahun 2020, yang mungkin menjelaskan pengaturan bearish berikutnya.
Perbandingan dengan Bull Run Sebelumnya
Meskipun tahun 2020 menjadi topik utama diskusi, perbandingan dengan tahun-tahun penting lainnya juga muncul. Beberapa analis kripto percaya bahwa tren saat ini lebih mirip dengan tahun 2015 ketika Bitcoin mencapai titik terendahnya pada bulan Agustus, menyiratkan potensi titik terendah pasar pada tahun ini. Ada pula yang melihat pergerakan parabola di tahun 2019 sebagai indikator yang signifikan, sehingga menunjukkan perlunya koreksi yang lebih dalam saat ini. Khususnya, meskipun tahun 2020 adalah tahun separuhnya, sehingga menambah bahan bakar bagi sifat bullishnya, namun tahun 2023 bukanlah tahun yang sama.
Pengulangan Sejarah atau Evolusi Pasar?
Struktur pasar, meskipun terkadang memiliki kesamaan, dapat memberikan hasil yang berbeda berdasarkan berbagai faktor. Sifat siklus pasar kripto, dikombinasikan dengan faktor eksternal yang tidak dapat diprediksi, membuat perbandingan langsung menjadi sulit. Peristiwa ‘angsa hitam’ (black swan) – peristiwa yang tidak terduga dan jarang terjadi, namun memiliki dampak buruk terhadap pasar – merupakan contoh yang patut dicatat. Meskipun pola masa lalu dapat memberikan wawasan, pola tersebut tidak menjamin kinerja di masa depan. Pertanyaan mendesaknya adalah apakah persamaan yang ada saat ini dengan kenaikan di masa lalu akan menghasilkan hasil yang serupa atau menandai dimulainya fase baru dalam perjalanan Bitcoin.


