Lingkaran mata uang terguncang lagi!
Pada sore hari tanggal 29 September, pengadilan Singapura mengeluarkan perintah penangkapan terhadap Su Zhu, pendiri Three Arrows Capital, dan dia ditangkap di Bandara Changi.
Dilaporkan bahwa likuidator gabungan mengajukan dan memperoleh perintah penangkapan terhadap Su Zhu pada tanggal 25 September karena Su Zhu dengan sengaja tidak mematuhi perintah pengadilan, yang mengharuskan dia untuk bekerja sama dengan likuidator internasional untuk menyelesaikan penyelidikan, dan bertanggung jawab atas tindakannya sebagai salah satu pendiri Three Arrows Capital dan mantan manajer investasinya.

Pasar mata uang kripto selalu menjadi area di mana risiko dan peluang hidup berdampingan, sehingga menarik partisipasi banyak investor dan pengusaha.
Berita penangkapan Zhu Su, salah satu pendiri dana lindung nilai kripto yang dulu terkenal, Three Arrows Capital, di Bandara Changi. Ini bukan hanya krisis finansial, tapi juga kisah yang penuh hikmah...
Pertama, mari kita pahami apa itu Modal Tiga Panah. Three Arrows Capital adalah dana lindung nilai kripto yang berbasis di Singapura, juga dikenal sebagai 3AC atau TAC. Didirikan pada tahun 2012 oleh Zhu Su dan Kyle Davies. Kedua pendirinya adalah warga negara Singapura. Mereka belajar di Universitas Columbia di Amerika Serikat dan bekerja di Credit Suisse. Awalnya, Three Arrows Capital berfokus pada perdagangan arbitrase derivatif valuta asing, namun kemudian berpindah ke ruang cryptocurrency. Dana ini pernah menjadi salah satu dana lindung nilai terbesar dan tersukses di dunia kripto, mengelola sejumlah besar aset kripto.

Namun, mengapa Sanjian Capital akhirnya runtuh?
Itu semua berasal dari perubahan liar di pasar kripto. Pasar mata uang kripto mengalami penurunan besar pada paruh pertama tahun 2022, menyebabkan sebagian besar token anjlok dalam kapitalisasi pasar.
Diantaranya, token LUNA, tempat Three Arrows Capital berinvestasi dan dipromosikan secara aktif, runtuh pada Mei 2022, dan nilai pasarnya turun mendekati nol. Karena dana tersebut melakukan transaksi leverage dalam jumlah besar dan investasi berisiko, dana tersebut tidak mampu membayar kembali uang yang dipinjam, sehingga mengakibatkan kerugian besar. Hal ini membuat Sanjian Capital menghadapi hutang yang sangat besar sehingga memicu kebangkrutan.
Yang lebih mengejutkan lagi, Zhu Su, pendiri Three Arrows Capital, baru-baru ini ditangkap di Bandara Changi, menjadi perkembangan terkini dalam insiden ini. Zhu Su ditangkap ketika mencoba meninggalkan Singapura dan dijatuhi hukuman empat bulan penjara.
Di saat yang sama, rekannya Davis juga menerima perintah yang sama, namun keberadaan Davis saat ini tidak diketahui.
Teneo, sang likuidator, mengklaim bahwa Zhu Su dan Davis mengalami kerugian besar ketika perusahaannya sudah bangkrut dan menuntut agar dana tersebut dikembalikan.

Insiden ini tidak hanya berdampak besar pada Three Arrows Capital dan para pendirinya, tetapi juga menjadi peringatan bagi seluruh pasar kripto.
Meskipun pasar mata uang kripto penuh dengan potensi, hal ini juga disertai dengan risiko dan ketidakpastian yang sangat tinggi. Investor dan pengusaha hendaknya tetap berhati-hati, menaati peraturan perundang-undangan, dan tidak mengabaikan risiko demi keuntungan sementara, apalagi merugikan kepentingan pihak lain.
Nama saya Dayu, dan saya merekam serta berbagi cerita menarik tentang suhu, ketinggian, dan intensitas Singapura setiap hari. Ikuti saya dan terus dapatkan informasi tentang informasi lokal yang dapat dipercaya!

