National Bank of Georgia akan melakukan penelitiannya mengenai CBDC
National Bank of Georgia (NBG) telah mengumumkan bahwa mereka akan memajukan penelitiannya tentang mata uang digital bank sentral (CBDC) Digital Lari dalam lingkungan percontohan langsung dengan akses terbatas. Sembilan perusahaan, termasuk Ripple Labs, akan berpartisipasi dalam proyek ini dan salah satu dari mereka akan dipilih untuk melanjutkan ke tahap pengujian berikutnya. Dalam sebuah makalah yang dirilis pada bulan Februari, NBG mengatakan mereka sedang mempertimbangkan desain dua tingkat untuk CBDC-nya, di mana dompet akan disediakan oleh pihak ketiga. Dompet tersebut akan dapat diprogram dan mendukung tokenisasi aset. Penggunaan Digital Lari atau GEL mencakup penyediaan asuransi pertanian dan otomatisasi transaksi real estat.
NBG melaporkan bahwa mereka sedang mempertimbangkan untuk menerbitkan CBDC mulai Mei 2022, tetapi belum ada batas waktu yang diberikan. NBG mengumumkan pada bulan Januari bahwa mereka sedang dalam pembicaraan dengan perusahaan fintech untuk berpartisipasi dalam uji coba langsung terbatas. Selain itu, NBG telah mengumumkan bahwa mereka akan berpartisipasi sebagai pengamat dalam proyek mBridge milik Bank of International Settlements (BIS). Yang meliputi Tiongkok, Hong Kong, Thailand, dan Uni Emirat Arab. Pengamat lain dari sekitar 10 negara akan bergabung.
Selain Ripple, peserta dalam proyek percontohan ini termasuk Augentic, Bitt, Broxus Holdings, Currency Network, DCM, eCurrency Mint, FARI Solutions, dan Sovereign Wallet. Setiap perusahaan dicirikan oleh potensi, kematangan, kapasitas, dan keinginan teknologinya untuk berpartisipasi dalam usaha NBG. Ripple dianggap terlibat dalam proyek CBDC di banyak negara di dunia, yang aktif di negara-negara seperti Kolombia, Montenegro, Hong Kong, Bhutan, dan Palau. Ripple sedang berdiskusi dengan sekitar 30 negara mengenai solusi CBDC-nya. Partisipasi Ripple dalam tahap percontohan dengan negara-negara seperti Republik Palau, Montenegro, Bhutan, Hong Kong, dan Kolombia telah dikonfirmasi.
Selain itu, banyak negara lain juga sedang menguji proyek CBDC mereka. Baru-baru ini Bank for International Settlements (BIS), bank sentral Perancis, Singapura dan Swiss, melakukan uji coba bersama perdagangan lintas batas dan penyelesaian mata uang digital bank sentral grosir (CBDC). Demikian pula pada bulan September, Bank Sentral Hong Kong dan Israel juga merilis hasil Project Sela mereka.
Bergabunglah dengan kami:
https://www.coingabbar.com/
https://twitter.com/coin_gabbar
https://www.youtube.com/channel/UCGUCmLe0CRxMj3KXvrXIydw
https://medium.com/@Gabbartoken
https://t.me/gabbarcommunity
