[Bank Swiss UBS meluncurkan dana pasar uang yang diberi token di Ethereum]
Bank besar Swiss, UBS, telah melakukan pengujian aktual pada versi token dana Variable Capital Company (VCC) sebagai bagian dari “Guardian Plan” Bank Singapura.
Pengumuman dari UBS Asset Management, sebuah tes yang dirancang untuk menghadirkan aset dunia nyata ke dalam blockchain. Thomas Cage, kepala Singapura dan Asia Tenggara di UBS Asset Management, melihat ini sebagai langkah penting dalam tokenisasi dana. Dia berkata: “Program ini memungkinkan kami mendapatkan wawasan tentang cara meningkatkan likuiditas pasar dan partisipasi klien kami.”
UBS, melalui layanan internalnya UBS Tokenize, melakukan uji kontrol terhadap dana pasar uang yang diberi token dan melakukan sejumlah aktivitas menggunakan kontrak pintar di Ethereum. Selain itu, ini adalah bagian dari strategi teknologi buku besar terdesentralisasi (DLT) global UBS, yang menggunakan blockchain swasta dan publik untuk meningkatkan penjualan dan peluncuran dana.
Pada World Token Summit 2023, penasihat pemerintah UEA Ellis Wang mengatakan tokenisasi aset fisik akan menjadi semakin populer karena transparansi dan keamanannya. Ia yakin hal ini membawa peluang besar bagi berbagai industri.
Selain itu, diskusi tentang tokenisasi aset dunia nyata semakin memanas tahun ini, terutama di industri keuangan terdesentralisasi (DeFi). Pada bulan Juni tahun ini, platform yang berspesialisasi dalam tokenisasi aset fisik mengalami pertumbuhan token dari tahun ke tahun sebesar 32%.

