Microsoft membentuk tim baru untuk mengembangkan strategi energi berdasarkan Reaktor Modular Kecil (SMR) dan energi mikroreaktor untuk rencana kecerdasan buatan (AI) miliknya. Raksasa teknologi tersebut tengah mencari seorang manajer program utama dengan pengalaman minimal enam tahun di industri nuklir, teknik, atau pasar energi untuk memimpin upaya teknologi nuklirnya. Model AI yang kompleks, seperti pembelajaran mendalam, mengonsumsi sejumlah besar energi karena komputasi yang kompleks dan volume data yang besar. Menggunakan tenaga nuklir sebagai sumber energi terbarukan untuk pusat data dapat membantu mengurangi konsumsi energi model AI.