Telegram adalah utusan populer dengan jutaan pengguna di seluruh dunia. Telegram baru-baru ini mengambil langkah maju dalam mengintegrasikan teknologi blockchain dengan menambahkan dukungan untuk TON Space, dompet non-penahanan yang dikembangkan oleh TON Foundation.

Karakteristik utama TON Space
Dompet non-penahanan: Pengguna memiliki kendali penuh atas aset digital mereka tanpa intervensi pihak ketiga.
Dukungan Ekosistem TON: Mendukung Toncoin, berbagai token seperti $TGR dan NFT (koleksi digital).
Keamanan: Semua dana pengguna berada di bawah kendali mereka; Tim Wallet tidak memiliki akses ke aset digital pengguna. Uniton (sebelumnya TON Hold) memiliki fungsi serupa.
TON Hubungkan
Dengan teknologi TON Connect, pengguna TON Space dapat dengan mudah mengintegrasikan akun Telegramnya dengan berbagai aplikasi Web3 di ekosistem TON.
Integrasi Telegram
Integrasi dompet di menu Telegram memberi pengguna akses mudah dan cepat ke aset digital mereka.
TON: Dulu, sekarang, masa depan
Blockchain TON dirancang untuk melayani ratusan juta pengguna media sosial. Teknologi di balik blockchain ini dibangun untuk skalabilitas dan kecepatan.
Keberhasilan Teknologi TON:
Penjualan aset digital senilai $120 juta melalui platform Fragment.
Beberapa aset digital yang terkait dengan Telegram mengalami pertumbuhan 27x hanya dalam 9 bulan.
Detail teknis TON
Abstraksi
Tujuan The Open Network (TON) adalah menyediakan jaringan blockchain yang cepat, aman, dan terukur. Ini harus berupa jaringan yang mampu memproses jutaan transaksi per detik bila diperlukan. TON dapat dianggap sebagai superkomputer terdistribusi besar atau “superserver” yang dirancang untuk menyediakan dan menampung berbagai layanan. Tim Libermall, yang mengembangkan Marketplace untuk menjual NFT, juga menganut prinsip serupa.
Pada bagian ini, kita akan mempelajari aspek teknis bekerja dengan TON Space dan integrasinya dengan Telegram. Kami akan membahas prinsip dasar bekerja dengan API dan juga memberikan contoh kode untuk pengembang.
Bekerja dengan API
Saat mengintegrasikan Bot Telegram Anda dengan API Wallet Pay, pastikan tombol pembayaran mengikuti pedoman berikut:
Tombol pembayaran harus diberi nama: "Pembayaran Dompet" atau "Bayar melalui Dompet".
Tombol pembayaran terletak di atas tombol lainnya.
Contohnya bisa dilihat di Demo Store Bot.
Menggunakan Webhook untuk Menerima Pembaruan
Setelah pesanan selesai, kami mengirimkan permintaan POST ke backend toko jika webhook dikonfigurasi dengan benar. Kami mengharapkan titik akhir webhook memiliki sertifikat SSL.
Kesimpulan
Telegram melanjutkan jalur inovatifnya dengan berintegrasi dengan teknologi blockchain canggih seperti TON. Hal ini membuka peluang baru bagi pengguna dan pengembang, menunjukkan potensi teknologi blockchain di media sosial.
