• IntoTheBlock melaporkan volatilitas Bitcoin selama 30 hari pada titik tertingginya sejak Maret 2024, yang menandakan potensi pergeseran tren pasar.

  • Lonjakan volatilitas Bitcoin baru-baru ini menyoroti meningkatnya ketidakpastian pasar di tengah rumitnya regulasi dan faktor ekonomi makro.

  • Data IntoTheBlock menunjukkan lonjakan volatilitas Bitcoin, yang menggarisbawahi risiko dan peluang bagi investor di tengah fluktuasi.

IntoTheBlock, platform analisis ternama, telah melaporkan bahwa volatilitas Bitcoin selama 30 hari telah mencapai titik tertingginya sejak Maret 2024. Platform tersebut menyoroti peningkatan volatilitas yang signifikan ini dalam posting X baru-baru ini, yang mengindikasikan potensi pergeseran tren dan meningkatnya ketidakpastian pasar.

Volatilitas Bitcoin selama 30 hari mencapai titik tertinggi sejak Maret tahun ini.

Peningkatan volatilitas ini mengindikasikan potensi pergeseran tren dan meningkatnya ketidakpastian pasar. pic.twitter.com/RBy1w8wJNe

— IntoTheBlock (@intotheblock) 8 Agustus 2024

Data IntoTheBlock menunjukkan peningkatan tajam dalam fluktuasi harga Bitcoin, yang dapat menjadi pertanda awal pergerakan pasar yang substansial. Wawasan platform analitis tersebut menunjukkan bahwa lonjakan volatilitas seperti itu sering kali menandakan perubahan dalam tren pasar, yang berpotensi menandakan pergeseran bullish dan bearish.

Analis pasar di IntoTheBlock mencatat bahwa volatilitas Bitcoin merupakan metrik utama bagi para pedagang dan investor. Periode volatilitas tinggi sering dikaitkan dengan peningkatan volume perdagangan karena para pelaku pasar berusaha memanfaatkan pergerakan harga. Namun, ini juga berarti risiko yang lebih besar, karena harga dapat berfluktuasi secara dramatis ke kedua arah.

Bagi investor jangka panjang, volatilitas seperti itu bisa menjadi pedang bermata dua. Meskipun menghadirkan peluang untuk keuntungan yang signifikan, volatilitas juga meningkatkan risiko kerugian yang besar. Analisis yang diberikan oleh IntoTheBlock membuat investor menyadari bahwa mata uang kripto relatif berisiko dan lebih fluktuatif daripada aset keuangan konvensional.

Death Cross Bitcoin Bisa Bikin Bearish Tertipu, BOJ Perlonggar Kenaikan Suku Bunga

Pada saat berita ini ditulis, harga Bitcoin saat ini adalah $58.941, yang menunjukkan kenaikan nilai sebesar 1,19% selama periode 24 jam sebelumnya. Namun, meskipun ada kenaikan jangka pendek baru-baru ini, mata uang kripto tersebut telah mengalami penurunan yang signifikan sebesar 10,69% selama seminggu terakhir.

Tren saat ini sesuai dengan perilaku pasar mata uang kripto secara umum, karena Bitcoin sering disebut sebagai indikator bola. Dengan perubahan volatilitas, mata uang virtual lainnya mengalami lebih banyak fluktuasi harga, sehingga berkontribusi terhadap volatilitas pasar.

Selama 30 hari terakhir, volatilitas Bitcoin meningkat, yang mengindikasikan munculnya pola-pola baru dan tingkat ketidakpastian pasar yang lebih tinggi dibandingkan dengan bulan Maret. Kondisi pasar saat ini sangat tidak pasti, sehingga mengharuskan investor untuk mempertahankan tingkat kewaspadaan yang tinggi dan kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan keadaan yang terus berubah.

Postingan Volatilitas Bitcoin Melonjak ke Titik Tertinggi Baru, Menandakan Pergeseran Pasar muncul pertama kali di CryptoTale.