
Menurut outlet media lokal, Busan, kota terbesar kedua di Korea Selatan, mengumumkan rencana ambisius untuk mengubah dirinya menjadi pusat kekuatan blockchain global. Dengan visi yang melampaui adopsi, Busan bersiap untuk menjadi kota metropolitan blockchain.
Kota Busan Sedang Membangun Jaringan Utama
Kota Busan telah mengumumkan rencana untuk membangun mainnet blockchain tingkat kota, yang bertujuan untuk mengkonsolidasikan berbagai layanan berbasis blockchain ke dalam satu platform tunggal. Inisiatif ini dirancang agar kompatibel dengan jaringan utama blockchain global terkemuka, termasuk Ethereum dan Cosmos.
Pengumuman ini menyoroti komitmen kota untuk memajukan pengembangan jaringan utama blockchain sebagai komitmen penting dari ‘Rencana Promosi Pendirian Bursa Aset Digital Busan dan Jadwal Mendatang.’
Visi Kota Busan adalah mengubah dirinya menjadi ‘Kota Blockchain’ dengan Bursa Aset Digital Busan. Selain itu, kota ini akan memperkenalkan Dana Inovasi Blockchain untuk memajukan usaha blockchain-nya.
Secara historis, Kota Busan telah dikenal sebagai zona bebas regulasi blockchain khusus, yang memelopori berbagai proyek blockchain seperti B-Pass dan voucher digital. Namun, beragam mainnet blockchain yang digunakan untuk masing-masing proyek menyebabkan pengalaman pengguna yang tidak berkesinambungan.
Untuk mengatasi hal ini, Kota Busan kini berfokus pada pembuatan mainnet yang selaras dengan standar blockchain domestik sekaligus memastikan kompatibilitas dengan mitra global seperti Ethereum dan Cosmos. Dengan meniru transparansi Ethereum dan Cosmos, mainnet Busan juga akan menjadi 'blockchain terbuka', yang memberikan akses publik ke data transaksi.
Lebih jauh lagi, Kota Busan akan memainkan peran penting dalam membentuk standar teknologi blockchain trust framework (BTF), sebuah inisiatif yang dipimpin oleh Korea Internet & Security Agency (KISA). Standar ini bertujuan untuk meningkatkan mutu layanan privat, menghadirkan konektivitas antar-layanan, dan menetapkan tolok ukur untuk sistem teknis, kinerja, dan keamanan blockchain. Khususnya, standar ini juga akan diintegrasikan ke dalam layanan publik Kota Busan.
Bursa Aset Digital Busan dan Dana Miliaran Won
Kota Busan juga mengungkapkan visi besarnya untuk bertransformasi menjadi "kota blockchain," dengan Bursa Aset Digital Busan sebagai intinya. Transformasi ini akan dipercepat oleh dana inovasi blockchain sebesar 100 miliar won (sekitar $750 juta).
Busan Digital Asset Exchange Corporation dijadwalkan akan diluncurkan pada bulan November ini. Sebelum didirikan, proses penawaran umum pada bulan Oktober akan dilakukan untuk memilih bisnis yang sesuai. Pemilihan akhir akan berpuncak pada pembentukan perusahaan. Konsorsium yang terpilih diharapkan akan mengungkap rencana bisnis yang komprehensif selama acara ‘BWB 2023’ pada bulan November, dengan operasi bursa skala penuh yang diantisipasi akan dimulai pada paruh pertama tahun 2024.
Menariknya, bursa tersebut pada awalnya akan menghindari aset virtual atau sekuritas token (ST). Sebaliknya, bursa tersebut akan fokus pada dukungan transaksi berbasis blockchain untuk 'produk' berwujud seperti logam mulia dan bahan mentah. Tujuan utamanya adalah untuk membuat token produk-produk ini, memastikan perdagangannya transparan di blockchain. Barang-barang yang sering diperdagangkan melalui Pelabuhan Busan, termasuk emas, perak, tembaga, dan minyak mentah, akan dibuat tokennya untuk tujuan ini.
Rencana masa depan melibatkan tokenisasi dan perdagangan hak kekayaan intelektual (IP) global dan hak emisi karbon. Kota ini juga bermaksud untuk memperluas cakupan perdagangannya hingga mencakup sekuritas token (ST). Selain itu, Kota Busan memperkenalkan Dana Inovasi Blockchain (BBF). Dipelopori oleh lembaga keuangan dan publik Busan, BBF adalah dana swasta yang dirancang untuk mempercepat industri dan infrastruktur blockchain kota. Tujuannya adalah untuk mengumpulkan dana yang melebihi 100 miliar won melalui investasi dari lembaga keuangan publik Busan.
Selain itu, kota ini tengah bersiap untuk mendirikan ‘Busan Blockchain Alliance (BBA).’ Aliansi bisnis ini didedikasikan untuk mewujudkan visi Busan tentang kota yang berpusat pada blockchain. Kota Busan telah mengumumkan niatnya untuk memperkenalkan 100 perusahaan anggota BBA selama acara ‘BWB 2023’ pada bulan November.
Sejak Agustus tahun sebelumnya, Busan telah menjalin kolaborasi dengan berbagai platform utama seperti Binance, Gate.io, Huobi Global, Crypto.com, dan FTX.com (sebelum bangkrut) untuk mendirikan bursa aset digital yang didukung kota tersebut.



