MEMAHAMI SUPPORT DAN RESISTENSI SEBAGAI PEMULA (Part 2 )

Pada postingan yang diberi tag di bawah ini, kita belajar tentang level support, sekarang mari kita lihat level resistance. Ini disederhanakan untuk konsumsi pemula.

Seperti yang bisa kita lihat, harga sedang dalam tren turun. Namun setelah setiap pantulan, ia gagal menembus area yang sama beberapa kali. Level resistance terbentuk karena bulls (pembeli) tidak mampu menguasai pasar dan mendorong harga lebih tinggi sehingga menyebabkan tren turun terus berlanjut.

Oleh karena itu, Dari gambar screenshot yang terlihat di sini, Harga tidak mampu menembus area resistance.

Bagaimana trader dapat menggunakan level support dan resistance:

Analis teknikal menggunakan level support dan resistance untuk mengidentifikasi area yang diminati pada grafik harga.

Ini adalah level di mana kemungkinan terjadinya pembalikan atau jeda dalam tren yang mendasarinya mungkin lebih tinggi.

Psikologi pasar memainkan peran besar dalam pembentukan level support dan resistance. Trader dan investor akan mengingat tingkat harga yang sebelumnya mengalami peningkatan minat dan aktivitas perdagangan.

Karena banyak trader mungkin melihat level yang sama, area ini mungkin akan meningkatkan likuiditas. Hal ini sering kali membuat zona support dan resistance ideal bagi trader besar (atau whale) untuk masuk atau keluar posisi.

Dukungan dan penolakan adalah konsep kunci dalam penerapan manajemen risiko yang tepat.

Kemampuan untuk secara konsisten mengidentifikasi zona-zona ini dapat memberikan peluang perdagangan yang menguntungkan.

Biasanya, ada dua hal yang bisa terjadi setelah harga mencapai area support atau resistance. Entah itu memantul dari area tersebut atau menembusnya dan berlanjut ke arah tren – berpotensi ke area support atau resistance berikutnya.

Bersambung ke bagian 3

Mari terus belajar dan membangun bersama 💪

#Crypto_Angel