Kesuksesan investasi saya dimulai secara tak terduga. Pada tahun 2018, ketika harga Bitcoin berada di kisaran $3.000, saya menggunakan Bitcoin terutama sebagai alat untuk mentransfer uang karena kemudahannya dibandingkan dengan bank tradisional. Namun, saya segera menyadari pola yang aneh: setiap kali saya membiarkan Bitcoin saya tidak tersentuh di dompet, harganya akan terus naik. Pengamatan ini memunculkan sebuah ide.

Selama periode ketika harga Bitcoin anjlok dan dunia mata uang kripto tampak sepi, saya memanfaatkan kesempatan untuk membeli lebih banyak Bitcoin. Saya sangat yakin bahwa "ketika Bitcoin tidak menjadi berita utama dan tidak ada orang yang membicarakannya, itulah saat yang tepat untuk membeli." Saya berhati-hati dalam pendekatan saya, hanya menginvestasikan dana yang bisa dia tanggung jika hilang.

Kemudian, pada tahun 2020, saya memutuskan untuk menguangkan keuntungan saya dan melakukan pembelian dalam jumlah besar—Bentley yang ramping. Kegembiraan saya tak terkira, dan saya tidak bisa menahan diri untuk berbagi momen bersama ibu saya. Saya mengiriminya video dari ruang pamer, dan reaksi emosionalnya mengungkapkan banyak hal; dia menangis tersedu-sedu menyaksikan prestasi putranya yang luar biasa.

#BTC #BinanceTournament #crypto2023