
Bank ramah kripto adalah lembaga keuangan yang mendukung mata uang kripto. Bank-bank tersebut menawarkan layanan perdagangan aset digital, memungkinkan pengguna untuk membeli dan menjual mata uang kripto terkemuka untuk mata uang fiat tradisional, termasuk dolar AS, euro, dan pound sterling. Sebagian besar bank ini juga menyediakan layanan dompet mata uang kripto kepada pelanggannya, memungkinkan mereka menyimpan dan melindungi aset digital mereka.

JP Morgan Chase
JPMorgan Chase, salah satu bank terbesar dan tersukses di dunia, telah mengambil langkah revolusioner dengan menjadi bank AS pertama yang merancang mata uang kriptonya sendiri (JPM Coin) menggunakan teknologi blockchain untuk pembayaran internasional. Bank juga telah meluncurkan unit yang berfokus pada blockchain Onyx untuk mendorong adopsi aset digital lebih lanjut.
Grup Citi
Citigroup, salah satu bank terbesar di dunia, menawarkan berbagai layanan yang memungkinkan pelanggan membeli, memperdagangkan, dan menyimpan mata uang kripto seperti Bitcoin, Ethereum, dan lainnya. Bank terus mencari cara baru untuk menggunakan teknologi blockchain untuk memberikan solusi dan produk inovatif kepada kliennya.
Goldman Sachs
Bank investasi terkemuka AS Goldman Sachs meluncurkan beberapa layanan terkait mata uang kripto seperti meja perdagangan Bitcoin pada tahun 2019 dan sejak itu menambahkan lebih banyak produk aset digital kepada kliennya. Bank juga telah menciptakan berbagai alat infrastruktur untuk transaksi berbasis blockchain, menjadikannya pemimpin dalam perbankan ramah kripto.
Barclay
Perusahaan perbankan dan jasa keuangan multinasional Inggris, Barclays, telah terlibat dalam mata uang kripto sejak tahun 2017, ketika perusahaan tersebut menjadi bank besar Eropa pertama yang menerima pembayaran Bitcoin. Bank juga meluncurkan platform blockchain untuk memungkinkan nasabah melakukan transaksi dengan lebih aman dan cepat.
Bank Standard Chartered
Standard Chartered Bank, perusahaan perbankan dan jasa keuangan multinasional Inggris lainnya, menawarkan pelanggan kesempatan untuk membeli, menjual, menyimpan, dan mengkonversi berbagai aset digital seperti Bitcoin. Bank juga menawarkan platform terintegrasi yang membantu bisnis mengelola mata uang digital dengan aman bersama dengan rekening tradisional.
Grup UBS AG
Bank investasi multinasional Swiss dan perusahaan jasa keuangan UBS Group AG secara aktif menjajaki cara menggunakan teknologi blockchain untuk layanan perbankannya. Bank telah meluncurkan berbagai inisiatif seperti UBS Cryptocurrency Trading Desk untuk memfasilitasi perdagangan aset digital dan mengamankan transaksi.
PADA
ING, lembaga keuangan global Belanda yang berkantor pusat di Amsterdam, mengembangkan ING Coin untuk membantu pelanggannya membeli barang dan jasa dengan aman menggunakan mata uang digital. Bank juga menawarkan platform yang memungkinkan bisnis mentransfer uang tanpa memerlukan layanan perbankan tradisional.
HSBC
HSBC, salah satu bank terbesar di dunia, telah terlibat dalam mata uang kripto sejak tahun 2017, ketika menjadi bank Eropa pertama yang menerima pembayaran Bitcoin. Bank tersebut telah mengembangkan platform yang memungkinkan nasabah untuk berdagang dan bertransaksi aset digital dengan lebih aman.
BNP Paribas
BNP Paribas adalah perusahaan perbankan dan jasa keuangan multinasional Perancis yang menyediakan platform terintegrasi yang memungkinkan pelanggan membeli, menjual, menyimpan, dan mengkonversi berbagai mata uang kripto, seperti Bitcoin. Bank juga membantu bisnis menggunakan teknologi blockchain untuk transaksi yang aman dan cepat.
Sumur Fargo
Wells Fargo, salah satu bank terbesar di Amerika Serikat, telah aktif menjajaki teknologi blockchain untuk layanan perbankannya. Bank juga mencari cara untuk menggunakan mata uang kripto sebagai opsi investasi bagi kliennya dengan menciptakan platform aset digital untuk memperdagangkan aset digital seperti Bitcoin.
Catatan: Semua konten mewakili pandangan pribadi penulis saja dan bukan merupakan nasihat investasi, juga tidak boleh ditafsirkan dengan cara apa pun sebagai nasihat perpajakan, akuntansi, hukum, bisnis, keuangan atau peraturan. Sebelum membuat keputusan investasi apa pun, Anda harus mencari nasihat hukum dan keuangan independen, termasuk nasihat mengenai konsekuensi perpajakan.

