Binance telah merilis laporan Bukti Cadangan (PoR) ke-10, yang menunjukkan bahwa aset bursa lebih dari 100% aman. Laporan baru ini menggunakan metode tanpa pengetahuan untuk membuktikan bahwa saldo pengguna disimpan di dompet pelanggan Binance. Apa isi laporan tersebut, dan apa artinya bagi masa depan Binance dan industri mata uang kripto?

Laporan Bukti Cadangan Binance: Saldo BTC dan ETH
Binance telah menerbitkan laporan bukti cadangan terbarunya, mengonfirmasi bahwa mereka mendukung semua aset pelanggan 1:1. Aset pengguna Bitcoin (BTC) mencapai sekitar 588,000, sementara deposit Ethereum (ETH) mengalami sedikit penurunan, turun 4.3% menjadi 3.89 juta. Sementara itu, aset pengguna Tether (USDT) mengalami peningkatan moderat, naik 1% dibandingkan level sebelumnya, mencapai 15,44 miliar. Laporan audit Bukti Cadangan ke-10 bursa menunjukkan bahwa aset lebih dari 100% aman. Menurut Binance, laporan bukti cadangan (PoR) membuktikan bahwa dalam keadaan darurat, terdapat cukup aset kripto untuk mencakup semua permintaan penarikan pelanggan, selain cadangan saat ini.
Di antara aset dengan agunan tertinggi, termasuk BNB (114%), USDT (118%), dan BUSD (107%). Diikuti oleh BTC dan ETH, masing-masing sebesar 105,09% dan 105,11%. Ini berarti bursa memiliki cadangan tambahan 5% untuk setoran BTC dan ETH. Rasio aset kripto penting lainnya seperti LTC, XRP, SOL, dan LINK berkisar antara 100,83% hingga 103,83%. Perlu dicatat bahwa hanya 31 cadangan token yang tercantum dalam laporan, sementara situs web mengklaim bahwa ada lebih dari 350 token di bursa. Laporan tersebut menunjukkan bahwa Binance menjaga keseimbangan yang kuat antara apa yang mereka miliki dan apa yang dimiliki pelanggan mereka.

Singkatnya, Laporan Bukti Cadangan ke-10 Binance menegaskan kembali bahwa aset bursa berada jauh di atas 100% saldo pelanggannya, menunjukkan komitmen yang kuat terhadap keamanan dan stabilitas keuangan.

