Poin-poin Utama

  • Base adalah blockchain Ethereum Layer 2 yang diluncurkan pada 9 Agustus 2023. Base dirancang agar transaksi lebih cepat dan lebih murah dibanding di mainnet Ethereum.

  • Base dibangun di atas OP Stack, sebuah kerangka kerja open-source yang dikembangkan oleh OP Labs, dan merupakan bagian dari kelompok rantai interoperabel yang terus berkembang yang disebut Superchain.

  • Pada pertengahan 2024, Base mengaktifkan permissionless fault proofs, sehingga sistem resolusi sengketanya menjadi lebih trustless dan mengurangi ketergantungan pada sekumpulan peserta tepercaya untuk menantang transaksi tidak valid.

  • Base tidak memiliki token native resmi. Setiap token yang mengklaim sebagai token resmi Base harus diperlakukan dengan hati-hati.

  • Memindahkan aset dari Base kembali ke Ethereum memakan waktu sekitar tujuh hari karena jendela tantangan optimistic rollup, meskipun layanan bridging pihak ketiga dapat menawarkan opsi yang lebih cepat.

Binance Academy courses banner

Pendahuluan

Base adalah blockchain Ethereum Layer 2 yang dirancang untuk menawarkan transaksi yang lebih cepat dan lebih murah dibanding mainnet Ethereum. Base diluncurkan pada 9 Agustus 2023, dan dikembangkan oleh sebuah tim di salah satu perusahaan pertukaran kripto publik besar berbasis AS.

Sejak diluncurkan, Base telah berkembang menjadi jaringan penting untuk pembayaran, keuangan terdesentralisasi, dan aktivitas pengembang. Artikel ini menjelaskan apa itu Base, cara kerjanya, contoh penggunaannya, serta beberapa keterbatasan yang perlu Anda ketahui.

Apa itu Layer 2?

Blockchain Layer 2 adalah jaringan sekunder yang dibangun di atas blockchain yang sudah ada, yang dikenal sebagai Layer 1. Tujuan utama Layer 2 adalah meningkatkan skalabilitas, artinya menangani lebih banyak transaksi per detik dengan biaya yang lebih rendah, sambil tetap mengandalkan keamanan dari Layer 1 yang mendasarinya.

Ethereum adalah salah satu blockchain Layer 1 yang paling banyak digunakan, tetapi saat permintaan tinggi, biaya transaksi bisa menjadi mahal dan waktu konfirmasi dapat melambat. Jaringan Layer 2 seperti Base mengatasi hal ini dengan memproses transaksi di luar rantai (off-chain) dan secara berkala mengirim ringkasan transaksi tersebut kembali ke Ethereum.

Bagaimana Base Bekerja?

Base menggunakan teknologi bernama optimistic rollups. Dalam sistem ini, beberapa transaksi off-chain digabungkan dan dikirim ke Ethereum sebagai satu batch. Sistem mengasumsikan semua transaksi dalam batch adalah valid secara default. Namun, siapa pun dapat menantang sebuah transaksi dengan mengirimkan fraud proof dalam jendela waktu tertentu.

Jika kecurangan terdeteksi, transaksi yang tidak valid dibalik (dibatalkan), dan pelaku yang berbuat jahat akan dikenai penalti. Aturan ini diberlakukan oleh smart contract di Ethereum.

Pada pertengahan 2024, Base mengaktifkan permissionless fault proofs. Ini berarti siapa pun peserta dapat mengajukan tantangan tanpa perlu izin khusus, sehingga proses resolusi sengketa menjadi lebih trustless. Sebelum upgrade ini, menantang transaksi yang tidak valid memerlukan izin dari sekumpulan aktor yang ditetapkan.

Base dibangun di atas OP Stack, sebuah kerangka kerja pengembangan open-source yang dipelihara oleh OP Labs. Hal ini memungkinkan Base untuk berbagi infrastruktur keamanan dan standar teknis dengan chain lain yang dibangun di atas stack yang sama, membentuk apa yang disebut komunitas sebagai Superchain. Base juga kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM), artinya pengembang dapat melakukan deploy alat, wallet, dan aplikasi berbasis Ethereum yang sudah ada di Base dengan perubahan minimal.

Flashblocks dan pre-konfirmasi cepat

Pada tahun 2025, Base memperkenalkan Flashblocks, sebuah sistem yang menyediakan pre-konfirmasi untuk transaksi dalam hitungan kurang dari satu detik. Alih-alih menunggu satu blok penuh difinalisasi, pengguna dapat menerima sinyal hampir instan bahwa transaksi mereka akan dimasukkan. Ini sangat berguna untuk aplikasi pembayaran dan perdagangan di mana kecepatan sangat penting.

Apa Saja Use Case Base?

Base mendukung beragam aplikasi yang dibangun menggunakan decentralized applications (DApps). Beberapa use case yang paling umum antara lain:

Pembayaran dan transfer stablecoin

Base telah menjadi jaringan utama untuk transaksi stablecoin. Biaya yang rendah dan waktu konfirmasi yang cepat membuatnya sangat cocok untuk mengirim stablecoin seperti USDC untuk pembayaran sehari-hari. Base memproses volume senilai $17 triliun pada 2025, yang menunjukkan adopsi signifikan untuk alur pembayaran.

Keuangan terdesentralisasi

Pengguna dapat berpartisipasi dalam aktivitas keuangan terdesentralisasi (DeFi) di Base, termasuk pertukaran token di decentralized exchanges (DEX), menyediakan likuiditas untuk memperoleh biaya, serta melakukan pinjam-meminjam melalui protokol DeFi.

Bridging aset

Base memiliki jembatan blockchain resmi yang kompatibel dengan sebagian besar wallet yang kompatibel dengan EVM. Pengguna dapat memindahkan token ERC-20 antara Ethereum dan Base. Penyeberangan dari Ethereum ke Base biasanya memakan waktu beberapa menit, sedangkan penyeberangan dari Base kembali ke Ethereum memakan waktu sekitar tujuh hari karena jendela tantangan fraud-proof.

Meluncurkan DAO

Base mendukung pembuatan organisasi otonom terdesentralisasi (DAO), yaitu entitas yang tata kelolanya dilakukan oleh komunitas dan dijalankan melalui smart contract. Beberapa protokol membuatnya mudah untuk membuat dan mengelola DAO di Base tanpa perlu menulis kode dari awal.

Agen AI dan automasi onchain

Pada tahun 2026, Base memperluas fokusnya untuk mencakup infrastruktur bagi agen AI yang dapat secara otonom mengeksekusi transaksi onchain. Ini termasuk smart account native agen, alat dokumentasi, dan standar pembayaran seperti x402, yang memungkinkan agen membayar layanan secara terprogram.

Apa Manfaat Menggunakan Base?

Biaya transaksi rendah

Base memproses transaksi di luar rantai (off-chain) dan mengelompokkannya sebelum mengirimkannya ke Ethereum, sehingga secara signifikan menurunkan biaya per transaksi dibandingkan menggunakan mainnet Ethereum secara langsung.

Kompatibilitas EVM

Karena Base kompatibel dengan EVM, pengembang dapat membawa alat, wallet, dan smart contract berbasis Ethereum yang sudah ada ke Base dengan perubahan minimal. Ini menurunkan hambatan untuk membangun aplikasi baru dan mengakses yang sudah ada.

Skalabilitas

Dengan menangani lebih banyak transaksi di luar rantai (off-chain), Base dapat memproses volume aktivitas yang lebih tinggi tanpa hambatan yang dapat memengaruhi Ethereum saat terjadi kemacetan. Flashblocks juga memungkinkan pre-konfirmasi yang hampir instan, sehingga meningkatkan pengalaman pengguna untuk aplikasi yang sensitif terhadap waktu.

Apa Keterbatasan Base?

Sequencer terpusat

Saat ini, satu node sequencer mengelola pengurutan transaksi di Base. Ini memberi entitas yang menjalankan sequencer kontrol yang signifikan atas pemrosesan transaksi. Meski fault proof tanpa izin (permissionless) kini sudah aktif, desentralisasi sequencer sepenuhnya masih menjadi tujuan roadmap ke depan.

Penundaan penarikan (withdrawal)

Memindahkan aset dari Base kembali ke Ethereum memakan waktu sekitar tujuh hari. Penundaan ini ada karena jendela tantangan fraud-proof pada desain optimistic rollup. Pengguna yang membutuhkan penarikan lebih cepat mungkin perlu menggunakan solusi bridging pihak ketiga, yang memiliki risikonya sendiri.

Pertimbangan keamanan

Dengan permissionless fault proofs kini aktif, siapa pun peserta dapat menantang transaksi yang tidak valid tanpa perlu persetujuan. Ini merupakan peningkatan yang berarti dibanding desain sebelumnya, di mana hanya sekumpulan aktor berizin yang dapat mengajukan sengketa. Namun, sequencer tetap terpusat, dan pengguna perlu memahami bahwa asumsi kepercayaan masih ada pada lapisan tersebut.

Apakah Base Punya Token?

Base tidak memiliki token jaringan native. Jika Anda melihat token yang mengklaim sebagai token resmi Base, perlakukan dengan hati-hati. Penipu kadang membuat token palsu di sekitar nama jaringan yang populer untuk menyesatkan pengguna.

Cara Menghubungkan ke Base

Anda bisa terhubung ke jaringan Base menggunakan wallet kripto apa pun yang kompatibel dengan EVM. Sebagian besar wallet memungkinkan Anda menambahkan jaringan kustom dengan memasukkan detail jaringan Base, yang tersedia di situs web dokumentasi resmi Base. Setelah ditambahkan, Anda dapat beralih ke jaringan Base dan mulai menggunakan DApps yang dideploy di sana.

Cek dokumentasi resmi Base untuk parameter jaringan yang terbaru, karena detail ini dapat berubah dan sebaiknya bersumber langsung dari kanal resmi Base.

FAQ

Apa itu Base dalam blockchain?

Base adalah blockchain Ethereum Layer 2 yang dibangun menggunakan teknologi optimistic rollup. Base memproses transaksi di luar rantai untuk mengurangi biaya dan meningkatkan throughput, sekaligus menyelesaikan finality kembali ke mainnet Ethereum.

Apakah Base sama dengan Ethereum?

Tidak. Base adalah jaringan terpisah yang berjalan di atas Ethereum. Base bergantung pada Ethereum untuk penyelesaian final (final settlement) dan keamanan, tetapi memproses sebagian besar transaksi secara independen untuk menurunkan biaya dan meningkatkan kecepatan.

Apakah Base memiliki token sendiri?

Base tidak memiliki token native resmi. Tim di balik Base telah menyatakan bahwa mereka tidak berencana untuk menerbitkannya. Waspadai setiap token yang mengklaim sebagai token resmi Base.

Berapa lama waktu penarikan dari Base ke Ethereum?

Penarikan aset dari Base kembali ke Ethereum biasanya memakan waktu sekitar tujuh hari. Ini karena jendela tantangan fraud-proof yang dibangun dalam desain optimistic rollup. Layanan bridging pihak ketiga mungkin menawarkan opsi yang lebih cepat, tetapi membawa risiko tambahan pada pihak lawan (counterparty).

Apa itu fault proofs dan mengapa penting?

Fault proofs adalah mekanisme untuk mendeteksi dan menantang transaksi tidak valid yang dikirim ke Ethereum. Base mengaktifkan permissionless fault proofs pada pertengahan 2024, yang berarti siapa pun peserta kini dapat mengajukan tantangan tanpa memerlukan izin khusus. Ini membuat sistem lebih tidak bergantung pada kepercayaan (trustless) dibanding desain-desain sebelumnya yang mengandalkan sekumpulan penantang berizin.

Apa itu OP Stack?

OP Stack adalah kerangka kerja pengembangan open-source yang digunakan untuk membangun blockchain Layer 2 di Ethereum. OP Stack dikembangkan dan dipelihara oleh OP Labs. Base dibangun di atas OP Stack bersama beberapa chain lain, membentuk kelompok jaringan interoperabel yang kadang disebut Superchain.

Penutup

Base adalah salah satu jaringan Ethereum Layer 2 yang lebih mapan, menawarkan biaya rendah, kompatibilitas EVM, serta ekosistem DApps dan protokol DeFi yang terus berkembang. Peluncuran permissionless fault proofs pada tahun 2024 merupakan langkah penting menuju desain yang lebih trustless. Area kunci yang perlu diperhatikan termasuk perkembangan menuju desentralisasi sequencer dan terus meluasnya ekosistem Superchain.

Bacaan Lanjutan

  • Blockchain Layer 1 vs. Solusi Penskalakan Layer 2

  • Apa itu Optimism (OP)?

  • Optimistic vs. Zero-Knowledge Rollups: Apa Bedanya?

  • Apa itu Ethereum dan Bagaimana Cara Kerjanya?

  • Apa Itu Decentralized Applications (DApps)?


Disclaimer: Konten ini disajikan kepada Anda "apa adanya" untuk tujuan informasi umum dan edukasi saja, tanpa representasi atau jaminan dalam bentuk apa pun. Konten ini tidak boleh ditafsirkan sebagai nasihat keuangan, hukum, atau nasihat profesional lainnya, dan juga tidak dimaksudkan untuk merekomendasikan pembelian produk atau layanan tertentu. Anda harus mencari nasihat dari penasihat profesional yang sesuai. Jika konten disumbangkan oleh kontributor pihak ketiga, harap dicatat bahwa pandangan yang diungkapkan adalah pandangan kontributor pihak ketiga tersebut, dan tidak selalu mencerminkan pandangan Binance Academy. Harga aset digital dapat berfluktuasi. Nilai investasi Anda dapat naik atau turun, dan Anda mungkin tidak mendapatkan kembali jumlah yang Anda investasikan. Anda sepenuhnya bertanggung jawab atas keputusan investasi Anda, dan Binance Academy tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang mungkin Anda alami. Untuk informasi lebih lanjut, lihat Syarat Penggunaan, Peringatan Risiko, dan Syarat Binance Academy.