Topik pembakaran XRP telah mendapatkan daya tarik yang besar dalam komunitas kripto, terutama mengingat perkembangan terkini seputar Xahau, sebuah sidechain kontrak pintar yang akan datang yang dirancang untuk ekosistem XRP Ledger (XRPL).
XRP+ berfungsi sebagai token asli untuk jaringan Xahau, dan pengguna memiliki kesempatan untuk mendapatkannya melalui portal Burn2Mint (B2M). Portal ini memfasilitasi proses pembakaran token XRP di mainnet, yang pada gilirannya memberikan pengguna token XRP+ dalam jumlah yang setara di jaringan Xahau.
Airdrop EVRS yang akan datang
Baru-baru ini, pemegang XRP menjalani pemeriksaan saldo akun mereka sebagai persiapan untuk airdrop EVRS yang akan datang. Evernode, organisasi di balik inisiatif ini, bermaksud untuk mendistribusikan 5.160.960 Evers kepada pemegang XRP yang memenuhi syarat. Namun, ada beberapa kebingungan dalam komunitas XRP mengenai perlunya membakar XRP untuk berpartisipasi dalam airdrop.
Untuk memperjelas situasi, pendiri Evernode Scott Chamberlain menjelaskan bahwa tidak ada persyaratan untuk membakar atau memindahkan XRP untuk mengklaim airdrop Evernode. Mengkloning alamat-r di Xahau memberi pengguna XRP Xahau gratis yang cukup untuk membuka akun dan menetapkan garis kepercayaan, sehingga menghilangkan kebutuhan untuk membakar atau mentransfer XRP apa pun.

Selain itu, ketika pengguna terlibat dalam proses kloning, mereka menerima dua token Xahau XRP. Token ini mencakup cadangan akun (satu Xahau XRP) dan lima objek buku besar seperti garis kepercayaan (0,2 Xahau XRP). Klarifikasi ini bertujuan untuk menghilangkan kesalahpahaman dalam komunitas XRP dan memastikan proses airdrop berjalan lancar.

