Pengguna, yang menggunakan nama "Manusia Batu" di forum BitcoinTalk, melakukan serangkaian kesalahan yang menyebabkan hilangnya koinnya.

Pertama, dia mengirimkan 1 BTC ke dirinya sendiri untuk menguji cara kerja Bitcoin. Hal ini memicu transaksi yang mengakibatkan pembuatan alamat baru untuk menerima 8,999 BTC yang tersisa di dompetnya.

Stone Man kemudian melanjutkan untuk menghapus disknya dan menginstal ulang sistem operasinya. Dia tidak membuat cadangan baru dari file dompetnya, yang menyertakan alamat baru yang berisi 8,999 BTC.

Saat dia memuat ulang file cadangan lamanya, dia hanya memiliki 1 BTC di dompetnya. 8,999 BTC lainnya hilang selamanya.

Kejadian ini menyoroti pentingnya mencadangkan dompet Bitcoin Anda secara teratur dan menjaga keamanan file cadangan Anda. Hal ini juga menunjukkan betapa pentingnya memahami cara kerja transaksi Bitcoin.

Pada masa awal Bitcoin, proses pembuatan dan pengelolaan dompet lebih kompleks dibandingkan saat ini. Pengguna harus membuat alamat baru secara manual untuk setiap transaksi, dan mereka harus melacak file cadangan mereka dengan hati-hati.

Satoshi Nakamoto, pencipta Bitcoin, kemudian mengusulkan solusi untuk masalah ini. Dia menyarankan bahwa dompet harus dapat mengelola banyak alamat, dan cadangan hanya perlu dibuat satu kali, saat dompet pertama kali dibuat.

Solusi ini akhirnya diterapkan dan mempermudah pengguna dalam mengelola dompet Bitcoin mereka. Namun, insiden yang melibatkan Manusia Batu menunjukkan bahwa meskipun tindakan pengamanan ini diterapkan, Bitcoin Anda masih mungkin hilang jika Anda tidak berhati-hati.

9,000 BTC yang hilang dari Stone Man akan bernilai lebih dari $232 juta hari ini. Ini adalah pengingat bahwa Bitcoin adalah aset berharga, dan penting untuk mengambil langkah-langkah untuk melindunginya.

$BTC #bitcoin #BTC