Dunia cryptocurrency terus berkembang, dan inovasi dalam blockchain adalah buktinya.
Baru-baru ini, konsep blockchain Layer 3 - atau dalam terjemahan bebasnya, Layer 3 - menjadi terkenal sebagai solusi untuk meningkatkan skalabilitas, keamanan, dan fungsionalitas jaringan yang ada.
Tapi apa sebenarnya blockchain Layer 3 dan proyek apa yang paling menjanjikan di bidang ini? Mari jelajahi topik-topik ini dan soroti lima proyek Layer 3 teratas yang harus Anda perhatikan.
Apa itu Blockchain Layer 3?
Blockchain Layer 3 adalah perpanjangan dari konsep Layer 1 dan Layer 2.
Sementara blockchain Layer 1, seperti Bitcoin dan Ethereum, membentuk fondasi jaringan dan menangani keamanan dan desentralisasi, solusi Layer 2, seperti Lightning Network dan Polygon, dibangun di atas fondasi ini untuk meningkatkan skalabilitas dan mengurangi biaya transaksi.
Blockchain lapisan 3 melangkah lebih jauh, dengan fokus pada peningkatan interoperabilitas, kegunaan, dan penyesuaian aplikasi terdesentralisasi (dApps).
Lapisan 3 pada dasarnya adalah tempat infrastruktur blockchain memenuhi aplikasi praktis pada tingkat yang lebih canggih, menawarkan dukungan untuk berbagai layanan, seperti kontrak pintar tingkat lanjut, interoperabilitas antara berbagai blockchain, dan fungsi spesifik bisnis.
5 Proyek Lapisan 3 Teratas yang Harus Diperhatikan
Sekarang mari kita analisa bersama 5 proyek yang menonjol dalam Layer 3. Harga Cryptocurrency mulai awal Juli 2024!
Polkadot
Polkadot (DOT) adalah salah satu proyek paling inovatif di ruang Layer 3, yang berfokus pada interoperabilitas antar blockchain yang berbeda, memungkinkan mereka berkomunikasi dan berbagi informasi dengan aman dan efisien, menciptakan ekosistem jaringan yang saling berhubungan.
DOT menggunakan struktur “parachain” untuk menghubungkan beberapa blockchain ke dalam satu jaringan.

Kosmos
Cosmos (ATOM) disajikan sebagai “Internet Blockchain”, yang memungkinkan berbagai blockchain independen untuk bertukar data dan bertransaksi satu sama lain.
Protokol Komunikasi Antar-Blockchain (IBC) adalah dasar dari arsitektur Lapisan 3, yang mempromosikan jaringan yang sangat skalabel dan saling berhubungan.

Salju longsor
Avalanche (AVAX) adalah platform kontrak pintar yang menawarkan interoperabilitas yang kuat dan skalabilitas tinggi.
Arsitektur Layer 3-nya memungkinkan pembuatan blockchain khusus, yang dapat dioptimalkan untuk berbagai kasus penggunaan. Avalanche dikenal dengan transaksi cepat dan biaya rendah, menjadi platform populer untuk dApps.

Mengenai
Quant (QNT) berfokus pada penyelesaian masalah interoperabilitas dengan cara yang unik, dengan teknologinya sendiri: Overledger.
Solusi Lapisan 3 ini memungkinkan berbagai blockchain untuk terhubung dan berinteraksi tanpa memerlukan perubahan signifikan pada infrastruktur yang mendasarinya. Quant sangat ideal untuk aplikasi atau bisnis yang membutuhkan integrasi blockchain yang lancar.

Tautan rantai
Chainlink (LINK) adalah protokol Lapisan 3 yang menghubungkan kontrak pintar dengan data dunia nyata.
Ia menggunakan jaringan oracle yang terdesentralisasi untuk menyediakan data eksternal yang aman dan dapat diverifikasi, memungkinkan berbagai aplikasi terdesentralisasi di berbagai sektor, mulai dari keuangan hingga IoT.

Lapisan Blockchain dan Peluang yang Terlihat
Blockchain lapisan 3 membentuk masa depan ekosistem blockchain, menawarkan solusi terhadap tantangan skalabilitas, interoperabilitas, dan kegunaan yang dihadapi oleh lapisan sebelumnya.
Proyek seperti Polkadot, Cosmos, Avalanche, Quant, dan Chainlink berada di garis depan inovasi ini, masing-masing membawa kemajuan unik pada bidang ini. Ketika dunia mata uang kripto terus berkembang, mengikuti proyek-proyek ini dapat memberikan wawasan berharga dan peluang investasi yang menjanjikan.
Mengikuti evolusi teknologi Lapisan 3 dan memahami bagaimana teknologi tersebut mengintegrasikan dan meningkatkan infrastruktur yang ada sangatlah penting bagi setiap penggemar atau investor mata uang kripto. Awasi proyek-proyek ini dan bersiaplah untuk masa depan di mana blockchain menjadi lebih terintegrasi dan fungsional.
Terakhir, selalu ingat untuk melakukan riset sendiri (DYOR) dan mengikuti tren pasar untuk membuat keputusan investasi yang tepat dan aman.