Trader Rekt Capital baru-baru ini mengajukan pertanyaan menarik di Twitter: “Dapatkah Bitcoin turun $22,000 pada bulan September?” Untuk menjawab pertanyaan ini, pertama-tama kita perlu melihat lebih dalam kinerja Bitcoin pada bulan Agustus dan memeriksa tren historis.

Penurunan terburuk Bitcoin (BTC) yang tercatat pada bulan Agustus adalah -17% pada tahun 2014 dan -18% pada tahun 2015. Pada Agustus 2023, Bitcoin turun sekitar -16%. Jika mata uang kripto ini meniru kinerja terburuknya di bulan Agustus, dengan penurunan sebesar -18%, kita dapat melihat nilai Bitcoin turun sekitar $24,700.

Namun, penurunan yang terjadi pada bulan Agustus mungkin hanya puncak gunung es. Ada dua alasan kuat untuk meyakini bahwa Bitcoin akan menghadapi kemunduran lebih lanjut:

  • Double Top: Bitcoin saat ini membentuk pola teknis yang disebut “double top”, yang biasanya merupakan indikator ke bawah. Pola ini biasanya menandakan breakout dari tren naik ke tren turun.

  • Penurunan Harga di Bulan September: Secara historis, Bitcoin mengalami tren penurunan satu digit di bulan September.

Jika Bitcoin turun lagi -10% di bulan September, harganya bisa turun sekitar $22,200. Menariknya, angka ini hampir persis sejalan dengan target “pergerakan terukur” dari analisis Double Top, yang diperkirakan sekitar $22,000.

Meskipun kinerja masa lalu tidak menunjukkan hasil di masa depan, data historis dan model teknis saat ini menunjukkan bahwa penurunan Bitcoin sebesar $22,000 pada bulan September sangat mungkin terjadi. Investor harus berhati-hati dan mempertimbangkan faktor-faktor ini ketika mengambil keputusan investasi.

Tulis di akhir:

Terima kasih semua telah melihat ini. Jika Anda memiliki pendapat bagus, silakan diskusikan di area komentar.