Dalam perdagangan, PNL adalah singkatan dari "Untung dan Rugi". Istilah "PNL yang belum direalisasi" dan "PNL yang direalisasi" mengacu pada kondisi laba atau rugi yang berbeda:
1. **PNL (Laba/Rugi Kertas) yang Belum Direalisasi:**
- Ini adalah uang yang *dapat* Anda hasilkan jika Anda menjual aset Anda sekarang, namun Anda belum menjualnya.
- Bayangkan Anda membeli mobil seharga $10.000, dan sekarang nilainya $15.000. Keuntungan Anda yang belum direalisasi adalah $5.000 karena Anda belum menjual mobil.
2. **PNL Realisasi (Laba/Rugi Aktual):**
- Ini adalah uang yang *sebenarnya* Anda hasilkan (atau hilangkan) saat Anda menjual aset.
- Jika Anda memutuskan untuk menjual mobil itu seharga $15.000, keuntungan yang Anda realisasikan adalah $5.000 karena sekarang penjualan telah selesai, dan Anda memiliki uang.
Singkatnya, PNL yang belum terealisasi ibarat skenario “bagaimana jika”, sedangkan PNL yang terealisasi adalah real deal setelah transaksi dilakukan.
1. **PNL (Laba/Rugi Kertas) yang Belum Direalisasi:**
- Ini adalah uang yang *dapat* Anda hasilkan jika Anda menjual aset Anda sekarang, namun Anda belum menjualnya.
- Bayangkan Anda membeli mobil seharga $10.000, dan sekarang nilainya $15.000. Keuntungan Anda yang belum direalisasi adalah $5.000 karena Anda belum menjual mobil.
2. **PNL Realisasi (Laba/Rugi Aktual):**
- Ini adalah uang yang *sebenarnya* Anda hasilkan (atau hilangkan) saat Anda menjual aset.
- Jika Anda memutuskan untuk menjual mobil itu seharga $15.000, keuntungan yang Anda realisasikan adalah $5.000 karena sekarang penjualan telah selesai, dan Anda memiliki uang.
Singkatnya, PNL yang belum terealisasi ibarat skenario “bagaimana jika”, sedangkan PNL yang terealisasi adalah real deal setelah transaksi dilakukan.