Nilai total terkunci (TVL) di Balancer (BAL) turun lebih dari $200 juta selama periode 24 jam setelah protokol keuangan terdesentralisasi (DeFi) menyarankan pengguna untuk menarik likuiditas sebagai tindakan pencegahan.

Dalam postingan di platform media sosial X, tim Balancer mengatakan mereka menemukan kerentanan kritis di sejumlah kumpulan likuiditas (LP) dan memberi tahu pengguna yang terkena dampak untuk menarik dana mereka sesegera mungkin.

“Balancer telah menerima laporan kerentanan kritis yang memengaruhi sejumlah V2 Pools.

Prosedur mitigasi darurat telah dilakukan untuk mengamankan sebagian besar TVL, namun beberapa dana masih berisiko.

Pengguna disarankan untuk segera menarik LP yang terdampak.

Balancer mengatakan bahwa meskipun hanya 1,4% dari total TVL yang berisiko, mereka sedang menangguhkan beberapa pool dan meminta pengguna untuk mengambil tindakan.

"Kami percaya dana dalam pool yang telah dikurangi risikonya (dilabeli 'dikurangi risiko') aman, namun tetap sangat menyarankan migrasi tepat waktu ke pool yang aman atau penarikan dana. Pool yang tidak dapat dikurangi risikonya dilabeli 'berisiko'. Jika Anda adalah LP dalam salah satu pool ini, silakan segera keluar."

Setelah pengumuman, TVL di Balancer turun dari $840 juta pada 22 Agustus menjadi $630 juta pada 23 Agustus.

Balancer telah berhasil mengamankan sebagian besar dana. Nilai total yang terkunci dalam protokol kini hampir mencapai $669 juta.

"Karena tindakan cepat dari LP Balancer, lebih dari 97% likuiditas yang awalnya dianggap rentan kini aman.

Kerentanan belum dieksploitasi, namun 0,89% dari total TVL ($5,6 juta) masih berisiko, dengan pengguna disarankan untuk segera menarik dana menggunakan antarmuka pengguna (UI).

*Pernyataan Penyangkalan:

Konten ini bertujuan untuk memberikan informasi yang lebih kaya bagi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan dana yang dapat dikendalikan sebelum berinvestasi. Semua aktivitas pembelian, penjualan, dan investasi aset kripto merupakan tanggung jawab pembaca.

#Balancer #BTC $BAL