Inggris Menghadapi Krisis Ketidakaktifan Pemuda yang Meningkat karena Hampir Satu Juta Dewasa Muda Tetap Tidak Bekerja atau Bersekolah
Sebuah laporan baru dari Resolution Foundation menyoroti kekhawatiran yang semakin meningkat di pasar tenaga kerja Inggris, dengan hampir satu juta pemuda berusia 16 hingga 24 tahun kini diklasifikasikan sebagai tidak dalam pendidikan, pekerjaan, atau pelatihan (NEET). Ini menempatkan Inggris di antara tingkat tertinggi di ekonomi maju Eropa, hanya kalah dari beberapa negara dalam kelompok Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi.
Laporan tersebut mengidentifikasi beberapa faktor penyebab di balik tren ini, termasuk meningkatnya tantangan kesehatan fisik dan mental di kalangan pemuda, kelemahan dalam jalur pendidikan vokasional, dan sistem tunjangan yang memberikan insentif dan dukungan terbatas untuk partisipasi dalam angkatan kerja.
Sejak 2019, proporsi dewasa muda dalam kategori ini telah meningkat secara signifikan, mencerminkan tantangan struktural dan tekanan ekonomi yang lebih luas. Meskipun pasar kerja yang lebih lembut telah berperan, para analis menekankan bahwa masalah sistemik seperti dukungan pekerjaan yang tidak memadai dan keterputusan dari program pelatihan juga sangat penting.
Pembuat kebijakan sekarang berada di bawah tekanan yang semakin besar untuk mengatasi tantangan ini melalui reformasi yang terarah. Langkah-langkah yang diusulkan termasuk memperkuat layanan kesehatan mental, meningkatkan akses ke pelatihan vokasional, dan merancang ulang sistem kesejahteraan untuk lebih baik menghubungkan pemuda dengan peluang kerja.
Temuan ini menekankan urgensi tindakan terkoordinasi untuk mencegah konsekuensi ekonomi dan sosial jangka panjang, karena ketidakaktifan yang berkepanjangan di antara pemuda berisiko memperlebar ketidaksetaraan dan membatasi potensi angkatan kerja di masa depan.
#YouthEmployment #UKJobs #EconomicPolicy #WorkforceDevelopment #EducationMatters $AIA
$BLESS
$SPX