Hari Valentine, yang dirayakan setiap 14 Februari, secara luas diakui sebagai hari cinta, penghargaan, dan gestur yang bermakna. Secara tradisional, orang-orang bertukar bunga, cokelat, kartu, dan pengalaman yang tak terlupakan untuk mengekspresikan kasih sayang. Namun, seiring dunia menjadi lebih digital, bahkan konsep memberi hadiah pun sedang berkembang.
Bitcoin mewakili jenis hadiah baru — satu yang melampaui emosi sementara. Tidak seperti bunga yang layu atau cokelat yang menghilang, Bitcoin adalah aset digital dengan potensi jangka panjang. Pasokannya terbatas, menjadikannya berbeda secara fundamental dari uang tradisional. Ketika Anda memberi hadiah Bitcoin, Anda tidak hanya menawarkan sesuatu yang simbolis; Anda sedang membagikan sebuah kesempatan, visi masa depan, dan alat untuk pemberdayaan finansial.