Pengajuan penutupan (cloture) hari Rabu secara resmi mengabaikan RUU kripto yang menjadi tonggak, sehingga menghapus kemungkinan pemungutan suara standar sebelum akhir pekan. Kecuali Senat memperoleh persetujuan bulat atau memperpanjang sidangnya hingga akhir pekan, RUU tersebut pada dasarnya terhenti.
Meskipun Senator Cynthia Lummis masih berharap ada pemungutan suara mendadak, peluangnya kian menyusut dengan cepat, sehingga memunculkan kekhawatiran bahwa ketidakpastian regulasi dapat memaksa inovasi aset digital berkembang di luar negeri.
➡️. Yang Gagal: Undang-Undang CLARITY dikecualikan dari pengajuan penutupan (cloture).
📍. Satu-satunya Opsi yang Tersisa: Persetujuan bulat fast-track atau sesi akhir pekan yang diperpanjang.