Penurunan defisit perdagangan AS belakangan ini merupakan sinyal ekonomi yang penting. Defisit perdagangan terjadi ketika suatu negara mengimpor lebih banyak barang dan jasa daripada yang diekspor. Ketika kesenjangan ini mengecil, itu menunjukkan ekspor yang lebih kuat, impor yang berkurang, atau kombinasi keduanya.
Data terbaru menunjukkan bahwa permintaan global terhadap produk buatan AS sedang membaik, sementara kondisi rantai pasok terus stabil. Faktor-faktor seperti peningkatan produksi domestik, logistik yang lebih baik, dan pergeseran permintaan konsumen telah berkontribusi terhadap tren ini.