“Bangsa ini milik kita — bukan milik satu pemerintahan, tetapi milik Anda, milik kita, milik kita semua.” Dalam pidato besarnya yang pertama sejak meninggalkan Washington, mantan Wakil Presiden Kamala Harris memecah keheningan politiknya dengan pidato yang kuat dari San Francisco.
Menghimbau untuk waspada terhadap kemungkinan krisis konstitusi di bawah Presiden Trump, Harris menekankan perlunya persatuan di tengah masa ketidakpastian.
Meskipun ia tidak berbicara tentang masa depan politiknya, banyak yang menganggap pidato ini sebagai kemungkinan awal fase baru dalam kehidupan publiknya.
#KamalaHarrisReturns #WeThePeople #UnityInUncertainty #AmericanDemocracy