Coinbase vs. Bank Besar: Pertarungan Hasil Stablecoin
CEO Coinbase Brian Armstrong sedang menekan bank-bank besar karena mencoba melarang hasil stablecoin, mengklaim bahwa mereka merusak agenda kripto Presiden Trump. Pertarungan ini berputar di sekitar Undang-Undang CLARITY, yang dapat mencabut hasil 4-5% bagi warga Amerika pada stablecoin, berdampak pada aliran pendapatan Coinbase sebesar $1,35 miliar.
Masalah yang Dihadapi
- Bank ingin melarang hasil stablecoin, dengan alasan potensi migrasi deposit ke kripto.
- Coinbase berargumen bahwa langkah ini akan menguntungkan bank-bank besar dengan mengorbankan warga Amerika biasa.
- Undang-Undang GENIUS memungkinkan penerbit stablecoin untuk meneruskan pengembalian Treasury kepada pelanggan.
Sikap Trump
- Presiden Trump mendukung perusahaan kripto, mendesak Kongres untuk segera meloloskan undang-undang struktur pasar.
- Trump menuduh bank mengancam Undang-Undang GENIUS terkait hasil stablecoin.
Angka-angka
- Coinbase menghasilkan $1,35 miliar dalam pendapatan stablecoin pada tahun 2025 (19% dari total pendapatan).
- Total volume stablecoin mencapai $33 triliun tahun lalu, dengan USDC menyumbang $18,3 triliun.
Apa Selanjutnya?
Hasilnya akan menentukan apakah stablecoin tetap menjadi alternatif hasil tinggi untuk deposit bank atau menjadi uang digital dengan hasil rendah.
#StablecoinYieldWar #CryptoVsBanks #CoinbaseFightsBack #StablecoinRevenue #BankingLobby $ETH $BNB $XRP