Binance Square

sciencediscovery

375 penayangan
3 Berdiskusi
Crypto World News
·
--
🧊 Sebuah Dunia Hilang Ditemukan Di Bawah Es Antartika 2 km Para ilmuwan telah menemukan bukti dari sebuah lanskap kuno yang terpendam dalam es Antartika, mengungkapkan bahwa benua beku tersebut pernah memiliki sungai, vegetasi, dan iklim yang lebih sedang jutaan tahun yang lalu. Fakta Utama: • Sedimen ditemukan di bawah ~2 km es di Antartika Timur • Pollen fosil dan sisa-sisa tumbuhan berasal dari ~34 juta tahun yang lalu • Menunjukkan bahwa Antartika pernah mendukung aliran air dan vegetasi Wawasan Ahli: Penemuan ini membantu para ilmuwan lebih memahami bagaimana Bumi beralih dari iklim hangat ke planet yang tertutup es — sangat penting untuk meningkatkan model iklim jangka panjang dan lembaran es. #Antarctica #ClimateHistory #ScienceDiscovery #EarthMysteries #WriteToEarnUpgrade $BREV $BNB {future}(BNBUSDT) {future}(BREVUSDT)
🧊 Sebuah Dunia Hilang Ditemukan Di Bawah Es Antartika 2 km

Para ilmuwan telah menemukan bukti dari sebuah lanskap kuno yang terpendam dalam es Antartika, mengungkapkan bahwa benua beku tersebut pernah memiliki sungai, vegetasi, dan iklim yang lebih sedang jutaan tahun yang lalu.

Fakta Utama:

• Sedimen ditemukan di bawah ~2 km es di Antartika Timur

• Pollen fosil dan sisa-sisa tumbuhan berasal dari ~34 juta tahun yang lalu

• Menunjukkan bahwa Antartika pernah mendukung aliran air dan vegetasi

Wawasan Ahli:
Penemuan ini membantu para ilmuwan lebih memahami bagaimana Bumi beralih dari iklim hangat ke planet yang tertutup es — sangat penting untuk meningkatkan model iklim jangka panjang dan lembaran es.

#Antarctica #ClimateHistory #ScienceDiscovery #EarthMysteries #WriteToEarnUpgrade $BREV $BNB
Z E N G I
·
--
Sebuah tim di Universitas Princeton telah menemukan bahwa otak manusia memancarkan gelombang elektromagnetik frekuensi sangat rendah yang mampu menyelaraskan dengan orang lain hingga jarak 10.000 kilometer. Fenomena ini menunjukkan adanya bentuk konektivitas bawah sadar antara individu, membentuk apa yang dijelaskan para peneliti sebagai "jaringan saraf global." Gelombang semacam itu beroperasi jauh di bawah rentang sinyal otak yang biasa, menjadikannya hampir tidak mungkin untuk dideteksi tanpa peralatan khusus. Sementara implikasi praktisnya masih dalam studi, temuan ini mengangkat pertanyaan menarik tentang empati, perilaku kolektif, dan kemungkinan pengalaman manusia yang dibagikan di luar komunikasi tradisional. Jika terbukti mempengaruhi suasana hati atau pola pikir secara global, jaringan otak yang saling terhubung ini dapat mendefinisikan ulang bagaimana kita memahami kesadaran manusia dan koneksi sosial. #ScienceDiscovery #LaunchpadWars
Sebuah tim di Universitas Princeton telah menemukan bahwa otak manusia memancarkan gelombang elektromagnetik frekuensi sangat rendah yang mampu menyelaraskan dengan orang lain hingga jarak 10.000 kilometer. Fenomena ini menunjukkan adanya bentuk konektivitas bawah sadar antara individu, membentuk apa yang dijelaskan para peneliti sebagai "jaringan saraf global." Gelombang semacam itu beroperasi jauh di bawah rentang sinyal otak yang biasa, menjadikannya hampir tidak mungkin untuk dideteksi tanpa peralatan khusus.

Sementara implikasi praktisnya masih dalam studi, temuan ini mengangkat pertanyaan menarik tentang empati, perilaku kolektif, dan kemungkinan pengalaman manusia yang dibagikan di luar komunikasi tradisional. Jika terbukti mempengaruhi suasana hati atau pola pikir secara global, jaringan otak yang saling terhubung ini dapat mendefinisikan ulang bagaimana kita memahami kesadaran manusia dan koneksi sosial.

#ScienceDiscovery
#LaunchpadWars
Masuk untuk menjelajahi konten lainnya
Jelajahi berita kripto terbaru
⚡️ Ikuti diskusi terbaru di kripto
💬 Berinteraksilah dengan kreator favorit Anda
👍 Nikmati konten yang menarik minat Anda
Email/Nomor Ponsel