Saya sedang menggulir umpan crypto larut malam, rutinitas yang biasa. Grafik, peluncuran token, debat tata kelola, dan kadang-kadang perdebatan tentang desentralisasi yang entah bagaimana berubah menjadi diskusi filsafat. Dan kemudian saya menemukan percakapan tentang robot di rantai. Bukan bot perdagangan robot. Robot yang sebenarnya.
Pada awalnya saya sedikit tertawa. Orang-orang crypto cenderung bereksperimen dengan ide-ide yang terdengar absurd sebelum mulai terdengar tak terhindarkan. Tetapi semakin saya melihat ke dalam Fabric Protocol, semakin menarik konsep tersebut mulai terasa. Bukan karena itu menjanjikan masa depan yang megah, tetapi karena itu dengan tenang menghubungkan dua dunia yang jarang berbicara satu sama lain: robotika dan infrastruktur terdesentralisasi.