@NewtonProtocol untuk Agen AI: Bagaimana Otorisasi Pra-Penyelesaian Membangun Keuangan Otonom yang Lebih Aman?
saya sudah memikirkan tentang agen AI di kripto dan jujur saja, bagian yang menarik juga adalah bagian yang berisiko. Mereka bisa bertindak cepat. Mereka tidak menunggu setiap klik kecil dari manusia. Kedengarannya kuat, ya, tapi ketika dana nyata sudah terlibat, kecepatan tanpa batas bisa jadi cepat berantakan.
Di sinilah Newton Protocol menurut saya masuk akal. Ini bukan sekadar bertanya, “Bisakah agen AI ini mengeksekusi transaksi?” Tapi menanyakan hal yang lebih serius: “Haruskah tindakan ini diotorisasi sebelum transaksi tersebut terselesaikan?”
Perubahan kecil itu sebenarnya besar. Sebuah agen mungkin menjalankan instruksi dengan benar dan tetap saja menghasilkan dampak yang buruk. Mungkin ia membelanjakan di luar batas. Mungkin ia mengirim dana ke penerima yang belum disetujui. Mungkin trik prompt-injection mendorongnya keluar dari mandat yang sebenarnya. Di onchain, transaksi mungkin terlihat valid. Tapi dalam kehidupan nyata, itu masih bisa keliru.
Model otorisasi pra-penyelesaian dari Newton menambahkan lapisan kebijakan sebelum uang bergerak. Batas belanja, tujuan yang disetujui, penegakan mandat, dan pertahanan dari prompt-injection menjadi bagian dari jalur transaksi, bukan hanya peringatan setelah kerusakan terjadi.
Bagi saya, Newton tidak berusaha membuat keuangan berbasis AI menjadi kurang bertenaga. Newton berusaha membuat kekuatan itu bisa digunakan dengan batasan. Dan saat agen mulai menangani lebih banyak nilai dunia nyata, lapisan otorisasi seperti ini mungkin akan menjadi kurang “opsional” daripada yang dipikirkan orang.
@NewtonProtocol $NEWT #Newt #RegalTrader $EPIC $VELVET #Binance