Harga Emas Anjlok Lebih dari 3% dari Puncak Rekor Saat Penjualan Saham Teknologi Memicu Pengambilan Untung
Harga emas baru-baru ini mengalami penurunan tajam lebih dari 3% pada hari Kamis, 29 Januari 2026, turun dari puncak rekor dekat $5,600 per ons menjadi diperdagangkan sekitar $5,300 per ons saat pengambilan untung dipicu oleh penjualan saham teknologi.
Wawasan
Volatilitas Pasar: Harga emas melihat volatilitas tinggi, dengan tinggi $5,626.8 dan rendah $5,126.0 selama sesi perdagangan 29 Januari.
Korelasi Penjualan Saham Teknologi: Penjualan emas bertepatan dengan penurunan tajam di saham teknologi utama (termasuk Microsoft, Nvidia, dan Amazon) yang memperbarui ketakutan akan gelembung ekuitas yang didorong oleh AI. Trader menjual emas untuk menutupi kerugian di aset lain atau mengunci keuntungan setelah reli kuat emas.
Pengambilan Untung & Teknikal: Penurunan ini sebagian besar didorong oleh pengambilan untung setelah lonjakan signifikan logam ini tahun ini. Indeks Kekuatan Relatif (RSI) mendingin dari tingkat jenuh beli yang ekstrem, menunjukkan adanya koreksi teknis.
Sikap Federal Reserve: Keputusan Federal Reserve untuk mempertahankan suku bunga stabil dan mengekspresikan keyakinan dalam pertumbuhan ekonomi juga mengurangi urgensi segera untuk posisi defensif, tempat aman di emas.
#goldprice : Tagar umum dan banyak digunakan untuk semua diskusi terkait harga emas.
#MarketVolatility : Menyoroti ayunan harga tajam dan tiba-tiba yang diamati di kedua logam mulia dan saham teknologi.
#ProfitTaking : Memfokuskan pada alasan inti untuk penurunan tajam setelah reli signifikan logam ini.
#tech Rout: Menyebutkan penjualan yang menyertai di saham teknologi utama yang bertepatan dengan penurunan emas.
#SafeHaven : Relevan karena emas secara tradisional merupakan aset tempat aman, dan penurunannya yang tajam adalah peristiwa pasar yang signifikan.